Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Preferensi Generasi Z dan Pendekatan Design Thinking dalam Perancangan Tiny House Sistem Kluster Almira Tara Mahsa; Firman Hawari
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1250

Abstract

Tingginya laju urbanisasi dan keterbatasan lahan di kota-kota besar Indonesia menimbulkan kebutuhan akan hunian alternatif yang efisien dan adaptif, khususnya bagi Generasi Z sebagai kelompok usia produktif dominan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kriteria desain Tiny House sistem kluster yang sesuai dengan preferensi Generasi Z melalui pendekatan Design Thinking. Metode penelitian terdiri atas lima tahap: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, yang menggabungkan pendekatan deskriptif kuantitatif dan eksploratif kualitatif. Sebanyak 55 responden Generasi Z berpartisipasi dalam survei awal untuk mengeksplorasi tujuh aspek preferensi desain, dilanjutkan dengan pengembangan prototipe visual dan uji persepsi ulang. Hasil penelitian menunjukkan delapan kriteria utama, antara lain efisiensi ruang, fleksibilitas fungsi, keberlanjutan, privasi, dan konektivitas sosial. Prototipe desain yang dikembangkan diterima dengan baik oleh 88,10% responden, yang menyatakan desain telah sesuai dengan preferensi mereka. Temuan ini menegaskan efektivitas Design Thinking sebagai pendekatan partisipatif dalam merancang hunian yang relevan, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda urban Indonesia.
Perumusan Kriteria Desain Interior Mall Adaptif bagi Generasi Z di Yogyakarta: Ruang Publik Inklusif di Era Digital Amanda Clarissa; Firman Hawari
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1255

Abstract

Transformasi mall sebagai ruang publik modern tidak lagi hanya ditentukan oleh keberhasilan fungsi komersialnya, melainkan juga oleh kemampuannya dalam mengakomodasi kebutuhan sosial, kultural, dan emosional pengunjung, khususnya Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kriteria desain interior mall yang adaptif terhadap karakteristik perilaku dan kebutuhan spasial Generasi Z di Yogyakarta. Dengan metode Design Thinking dan pemetaan aktivitas pengguna, ruang-ruang dalam mall diklasifikasikan menjadi lima zona fungsional berdasarkan alur gerak, intensitas interaksi, dan kebutuhan afektif: zona orientasi, zona retail eksploratif, zona interaksi sosial, zona kebutuhan dasar, dan zona komunitas. Setiap zona dianalisis melalui parameter tata letak, pemilihan material, warna, pencahayaan, dan integrasi teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain interior mall yang responsif terhadap dinamika aktivitas dan karakter Generasi Z harus mengutamakan fleksibilitas spasial, konektivitas antar zona, serta pengalaman visual yang mendalam dan imersif. Hasil studi ini diharapkan menjadi referensi konseptual dan praktis bagi desainer interior maupun pengembang ruang publik urban kontemporer.