Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Komunikasi dalam Pelaksanaan K3 pada PT. PLN (Persero) UP3 Bengkulu Azwir Chalik; Didik Sugeng Widiarto
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1357

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peran komunikasi dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT PLN (Persero) UP3 Bengkulu. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif melalui desain studi kasus. Setelah itu, triangulasi metode digunakan untuk memverifikasi metode. Komunikasi sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur K3, mengurangi risiko kecelakaan, dan meningkatkan koordinasi lintas unit, menurut penelitian. Beberapa hambatan yang ditemukan termasuk keterbatasan dalam penggunaan teknologi, keterbatasan dalam penguasaan bahasa teknis, dan keterbatasan geografis. Beberapa teknik yang digunakan termasuk pelatihan berbasis daring, visualisasi konten K3, dan optimalisasi kanal komunikasi digital. Karena komunikasi efektif sangat penting untuk keberhasilan implementasi K3, perusahaan harus memperkuat protokol komunikasi, literasi digital, dan dukungan teknologi di seluruh unit kerja.
Gaya Komunikasi Kepemimpinan dalam Membangun Motivasi Kerja Pegawai di PT PLN (Persero) UP3 Bengkulu Azwir Chalik; Didik Sugeng Widiarto
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1358

Abstract

Studi ini menyelidiki gaya komunikasi kepemimpinan di PLN UP3 Bengkulu dan bagaimana hal itu berdampak pada motivasi kerja karyawan dalam lingkungan kerja yang berisiko tinggi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen internal sesuai dengan desain studi kasus kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa gaya komunikasi transformasional-partisipatif mempermudah koordinasi antarpersonel teknis, meningkatkan kepatuhan K3, dan meningkatkan semangat kerja. Namun, tekanan struktural dari manajemen atas dapat mendorong pemimpin untuk menggunakan gaya komunikasi yang lebih tegas dan satu arah. Ini akan mengurangi kesempatan untuk berbicara, berbagi, dan menghargai. Kejelasan instruksi, pengakuan, kepercayaan, dan komunikasi humanis adalah motivasi utama. Di sisi lain, hambatan termasuk beban administrasi yang tinggi, tekanan pelaporan hierarkis, dan kebutuhan operasi yang sangat mendesak pada waktu. Dalam penelitian ini, model ALCoM–PLN (Adaptive Leadership Communication Model – PLN Context) disarankan untuk digunakan sebagai siklus komunikasi kepemimpinan adaptif dalam organisasi utilitas berisiko tinggi. Siklus ini menggabungkan elemen kejelasan instruksi, koneksi humanis, dan respons strategis.