Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peran komunikasi dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT PLN (Persero) UP3 Bengkulu. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif melalui desain studi kasus. Setelah itu, triangulasi metode digunakan untuk memverifikasi metode. Komunikasi sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur K3, mengurangi risiko kecelakaan, dan meningkatkan koordinasi lintas unit, menurut penelitian. Beberapa hambatan yang ditemukan termasuk keterbatasan dalam penggunaan teknologi, keterbatasan dalam penguasaan bahasa teknis, dan keterbatasan geografis. Beberapa teknik yang digunakan termasuk pelatihan berbasis daring, visualisasi konten K3, dan optimalisasi kanal komunikasi digital. Karena komunikasi efektif sangat penting untuk keberhasilan implementasi K3, perusahaan harus memperkuat protokol komunikasi, literasi digital, dan dukungan teknologi di seluruh unit kerja.
Copyrights © 2025