M. Tsaqibul Fikri
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Keterlibatan Anak Dalam Tugas Rumah Tangga Terhadap Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Di Ra Al-Ghozali Desa Bubulan Kecamatan Bubulan Bojonegoro Rizki Novita Khusmayazaenal; Roudlotun Ni’mah; M. Tsaqibul Fikri
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.36

Abstract

Perkembangan teknologi di era globalisasi menyebabkan anak usia dini lebih banyak menggunakan gadget dibanding melakukan aktivitas nyata seperti tugas rumah tangga yang seharusnya menumbuhkan karakter dan kemandirian. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak anak usia 5–6 tahun belum terbiasa melakukan tugas sederhana secara mandiri, masih bergantung pada orang tua, dan belum mampu memenuhi kebutuhan dirinya sendiri di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan anak dalam tugas rumah tangga dengan kemandirian anak usia 5–6 tahun di RA Al-Ghozali Desa Bubulan, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 16 anak menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 20, setelah sebelumnya dilakukan uji normalitas dan linearitas. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam tugas rumah tangga berada pada kategori rendah (56,25%) dan sedang (43,75%), sedangkan kemandirian anak juga terbagi rata dalam kategori rendah dan sedang (masing-masing 50%). Hasil korelasi menunjukkan nilai koefisien 0,884 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara keterlibatan dalam tugas rumah tangga dan kemandirian anak.  
IMPLEMENTASI METODE EURITMIKA DALCROZE PADA EKSTRAKURIKULER DRUMBAND UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN MUSIKAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK KEMALA BHAYANGKARI 74 SOKO TUBAN Suliswari Suliswari; M. Tsaqibul Fikri; Roudlotun Ni’mah
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.50

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi metode Euritmika Dalcroze dalam kegiatan ekstrakurikuler drumband untuk meningkatkan kecerdasan musikal anak usia 5–6 tahun di TK Kemala Bhayangkari 74 Soko Tuban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini diterapkan melalui tahapan edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung yang menggabungkan gerakan ritmis, improvisasi, dan respons musikal anak terhadap alat musik drumband. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, fasilitas yang memadai, dan antusiasme anak. Faktor penghambat mencakup keterbatasan alat musik dan perbedaan kemampuan anak dalam mengikuti irama. Penelitian menyimpulkan bahwa metode Euritmika Dalcroze efektif dalam menstimulasi kepekaan auditori, koordinasi motorik, dan daya ingat musikal anak, sehingga layak diterapkan dalam pendidikan musik anak usia dini.
Membangun Kepedulian Lingkungan Melalui Menanam Bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) pada Anak Usia 5–6 Tahun di TK Tunas Rimba Dander Bojonegoro Siti Murni Mega Prihati Rahayu; M. Tsaqibul Fikri; Endang Puspitasari
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.52

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana kegiatan menanam bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dapat membangun kepedulian lingkungan pada anak usia 5–6 tahun di TK Tunas Rimba Dander Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 20 anak, guru, dan petugas KPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan langsung anak dalam kegiatan menanam—yang didukung oleh metode bercerita, keteladanan, dan pembiasaan merawat tanaman—berhasil menumbuhkan rasa tanggung jawab dan empati terhadap alam. Faktor pendukung meliputi kolaborasi kelembagaan, keterlibatan orang tua, dan antusiasme anak. Faktor penghambat mencakup kendala cuaca, ketidaknyamanan sensorik, dan keterbatasan waktu. Penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman alam, khususnya melalui kegiatan menanam, merupakan pendekatan efektif dalam menanamkan nilai-nilai ekologis pada pendidikan anak usia dini.