Perkembangan teknologi di era globalisasi menyebabkan anak usia dini lebih banyak menggunakan gadget dibanding melakukan aktivitas nyata seperti tugas rumah tangga yang seharusnya menumbuhkan karakter dan kemandirian. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak anak usia 5–6 tahun belum terbiasa melakukan tugas sederhana secara mandiri, masih bergantung pada orang tua, dan belum mampu memenuhi kebutuhan dirinya sendiri di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan anak dalam tugas rumah tangga dengan kemandirian anak usia 5–6 tahun di RA Al-Ghozali Desa Bubulan, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 16 anak menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 20, setelah sebelumnya dilakukan uji normalitas dan linearitas. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam tugas rumah tangga berada pada kategori rendah (56,25%) dan sedang (43,75%), sedangkan kemandirian anak juga terbagi rata dalam kategori rendah dan sedang (masing-masing 50%). Hasil korelasi menunjukkan nilai koefisien 0,884 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara keterlibatan dalam tugas rumah tangga dan kemandirian anak.
Copyrights © 2025