Penelitian ini mengkaji bagaimana kegiatan menanam bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dapat membangun kepedulian lingkungan pada anak usia 5–6 tahun di TK Tunas Rimba Dander Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 20 anak, guru, dan petugas KPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan langsung anak dalam kegiatan menanam—yang didukung oleh metode bercerita, keteladanan, dan pembiasaan merawat tanaman—berhasil menumbuhkan rasa tanggung jawab dan empati terhadap alam. Faktor pendukung meliputi kolaborasi kelembagaan, keterlibatan orang tua, dan antusiasme anak. Faktor penghambat mencakup kendala cuaca, ketidaknyamanan sensorik, dan keterbatasan waktu. Penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman alam, khususnya melalui kegiatan menanam, merupakan pendekatan efektif dalam menanamkan nilai-nilai ekologis pada pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2025