Zulkifli Surahmat
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploring English Lecturers’ Perceptions of Content-Based Instruction in Islamic Higher Education: A Qualitative Case Study in Indonesia Zulkifli Surahmat; Muhammad Basri; Abdul Halim
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7929

Abstract

Content-Based Instruction (CBI) is widely recognized for enhancing student engagement and integrating language learning with meaningful content. However, its implementation in Islamic Higher Education remains underexplored, particularly regarding English lecturers’ perceptions and practices.This qualitative case study investigates how English lecturers in Islamic Higher Education institutions in South Sulawesi, Indonesia, perceive and implement CBI. Eleven lecturers were selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires, focus group discussions, and classroom observations, then analyzed thematically using ATLAS.ti 24.Findings show that lecturers generally possess a strong understanding of CBI and endorse its application, especially for its ability to enhance student motivation and learning depth. Many reported success in designing interactive, content-rich lessons aligned with students’ academic fields. However, challenges were noted in the balanced integration of language skills—particularly listening, speaking, reading, and writing—which were often fragmented. In addition, some lecturers struggled with adapting instructional materials to meet both content and language objectives effectively.The study highlights both the promise and the limitations of CBI in faith-based contexts. While CBI can support language development and contextual learning, its success relies heavily on lecturers' pedagogical competence, institutional support, and ongoing professional development. Structured training is essential to enhance consistency in language integration and content relevance.
Pemanfaatan Teknologi AI untuk Mendukung Pemahaman Membaca melalui Materi Autentik Kontekstual dalam Konteks Perguruan Tinggi Islam Zulkifli Surahmat; Muhammad Basri; Abdul Halim
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28024

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam penggunaan materi autentik kontekstual terhadap peningkatan kemampuan pemahaman membaca mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi Islam. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest kelompok kontrol non-ekuivalen. Sampel terdiri dari dua kelas yang diambil melalui teknik cluster random sampling, masing-masing berjumlah 36 mahasiswa dari mata kuliah Bahasa Inggris. Kelompok eksperimen diajarkan menggunakan materi autentik kontekstual yang relevan dengan kehidupan dan budaya mahasiswa, serta diperkaya dengan fitur-fitur berbasis AI seperti pembelajaran adaptif, analisis kosakata otomatis, dan umpan balik interaktif. Sementara itu, kelompok kontrol menggunakan materi konvensional tanpa dukungan teknologi AI. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang dirancang untuk mengukur kemampuan pemahaman membaca. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor posttest kelompok eksperimen dibandingkan dengan pretest mereka. Sebaliknya, peningkatan pada kelompok kontrol relatif kecil. Hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (t = 3.064, p = 0.003), yang mengindikasikan bahwa integrasi teknologi AI dalam materi autentik kontekstual lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca dibandingkan pendekatan konvensional. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan teknologi AI dalam pengembangan materi pembelajaran bahasa Inggris di perguruan tinggi Islam, terutama untuk mendukung keterampilan membaca yang kontekstual dan relevan secara budaya. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pendekatan ini terhadap penguasaan kosakata, keterampilan berbahasa lainnya, serta integrasi AI dalam pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam.