Jihan Zalika Rachman
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluating the Da'wah Safari Program Using the Kirkpatrick Model: Improving Islamic Character and Da'wah Skills in Primary Education Hesti Kusumaningrum; Faizah Faizah; Salsabila Azahra; Sekar Puan Maharani; Imtiaz Sofiyanti; Jihan Zalika Rachman; Alif Rahman Hakim
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7599

Abstract

In response to the weakening of students’ Islamic character due to globalization and digital influences, Madrasah Ibtidaiyah Madinatunnajah implemented the Da'wah Safari program to strengthen students’ religious values and public speaking skills. This study evaluates the program’s effectiveness in improving students’ da’wah competencies and Islamic character using the Kirkpatrick evaluation model. A qualitative descriptive approach was employed, using the four-level Kirkpatrick model: reaction, learning, behavior, and results. Data were collected through interviews, observations, and document analysis involving seven informants, including school leaders, teachers, students, parents, and community members. Thematic analysis was conducted based on Miles, Huberman, and Saldaña's framework. Findings at the reaction level showed high student enthusiasm and satisfaction. At the learning level, students demonstrated improved understanding of Islamic teachings and da’wah techniques. Behavioral changes included increased discipline, confidence in public speaking, and consistent religious practice. At the results level, the program contributed to positive community engagement and enhanced the school’s public image. The Da'wah Safari program proved effective in fostering Islamic character and da’wah skills through experiential learning and community-based activities. The structured integration of religious content and public performance developed students’ moral behavior and communication abilities. While the use of digital media remains limited, this presents an opportunity for program development and wider dissemination in the future.
Peran Deep Learning dalam Meningkatkan Efektivitas Sistem Pendidikan pada Sekolah Dasar dan Menengah: Kajian untuk Rekomendasi Kebijakan Nasional Febia Ghina Tsuraya; Jihan Zalika Rachman; Muhamad Aldi Fadli; Rizqi Fauzia Zidani; Umi Khoiriyah
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 17 No. 2 (2025): Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/almunawwarah.v17i2.423

Abstract

Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam meningkatkan mutu dan relevansi, terutama pada jenjang sekolah dasar dan menengah. Dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di Indonesia, pendekatan Deep Learning dalam konteks pedagogi muncul sebagai kerangka transformatif yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran pendekatan Deep Learning (pembelajaran bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan) dalam meningkatkan efektivitas sistem pendidikan pada jenjang sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Kajian ini juga akan merumuskan rekomendasi kebijakan nasional untuk implementasi yang optimal. Menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mensintesis berbagai literatur ilmiah nasional dan internasional, termasuk jurnal, buku, dan dokumen kebijakan. Analisis difokuskan pada identifikasi konsep, mekanisme, dampak empiris, tantangan, dan keselarasan dengan konteks pendidikan Indonesia. Deep Learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pemahaman makna dan hubungan antar konsep secara komprehensif. Model pembelajaran ini berfokus pada pengembangan pemahaman yang lebih dalam terhadap materi pelajaran melalui pengalaman belajar yang menyeluruh, dimana siswa tidak hanya terlibat secara kognitif tetapi juga secara emosional dalam proses pembelajaran mereka. Hasil dan Pembahasan pada penelitian ini membahas tentang konsep deep learning, urgensi deep learning, keselarasan dengan kurikulum Merdeka, 3 komponen utama pada deep learning, dampak deep learning secara holistic, tantangan dalam implementasi deep learning dan rekomendasi kebijakan untuk deep learning.