p-Index From 2021 - 2026
0.983
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal At-Tarbiyah
Nurut taufik
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Resolusi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Menyikapi Era Society 5.0 Nurut taufik
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 5 No. 2 (2023): At-Tarbiyah, Vol 5 (2) Desember 2023
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan generasi penerus peradaban yang berada di era society 5.0 dengan melihat peluang, tantangan, kemampuan individu dan sumber daya manusia lainnya agar ke depan bisa bersaing dan mampu memecahkan masalah yang ada di hadapannya dengan memanfaatkan kemampuan yang disiapkan dalam pendidikan, dan kemampuan tersebut adalah dalam rangka upaya menyambut hiruk pikuk kehidupan era society 5.0 yang penuh dengan tantangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tantangan, kemampuan dan muatan kurikulum di era society 5.0, dan proses pengembangan kurikulum di era 5.0. Penulisan ini menggunakan metode library search dengan sumber data primer adalah artikel, jurnal yang terkait dengan pokok pembahasan kemudian dianalisis dan diberikan penjelasan. Tantangan kurikulum yang berada ditengah-tengah perkembangan teknologi saat ini adalah kurangnya pseserta didik menguasai teknologi dan juga muatan dari kurikulum itu sendiri anak didik masih kurang mampu untuk menyelesaikan sebuah permasalahan yang dihadapinya. Tantangan-tantangan era super-smart ini harus dilalui dan di hadapi dengan kemampuan yang sesuai agar mampu menyelesaikan masalah dengan mudah. Tentunya dibekali dengan kemampuan berpikir kreatif, kritis dan keterampilan menyelesaikan masalah dengan penuh percaya diri.
Hubungan Antara Kreativitas Guru Dengan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sdit Mutiara Rahmah Balikpapan Aulia Melantika; Kusnan; Nurut Taufik
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (1) Juni 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i1.33

Abstract

Fokus dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara kreativitas guru dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDIT Mutiara Rahmah Balikpapan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya peran kreativitas guru dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan melibatkan, sehingga berpotensi memperkuat minat siswa terhadap pelajaran. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kreativitas guru dalam mengajar berada pada kategori baik, sementara minat belajar siswa secara umum berada pada kategori sedang hingga tinggi. Analisis korelasi Product Moment mengungkapkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kreativitas guru dan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Temuan ini menegaskan bahwa dengan meningkatnya kreativitas guru dalam pembelajaran, maka semakin besar pula minat siswa untuk belajar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru terus mengembangkan kreativitas dalam mengajar guna meningkatkan minat dan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Peran Tasawuf Dalam Membentuk Karakter Sosial Peserta Didik Di Era Modern Ahmad Roi Berliansyah Solihin Nata Isma; Zakia Ahmad Muhammad Fadol; Nurut Taufik
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2024): At-Tarbiyah, Vol 6 (1) Juni 2024
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v6i1.134

Abstract

Perkembangan teknologi dan derasnya arus globalisasi telah memberi pengaruh besar pada karakter sosial mahasiswa, termasuk kecenderungan yang semakin individualistis dan materialistis. Penelitian ini menelaah bagaimana tasawuf berperan dalam membentuk karakter sosial mahasiswa di STIT Balikpapan melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sufistik seperti tazkiyah al-nafs, tawadhu’, mahabbah, dan ukhuwwah mendorong tumbuhnya kesadaran spiritual, empati, dan sikap toleran mahasiswa. Keteladanan dosen serta suasana kampus yang religius turut memperkuat proses internalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, tasawuf menjadi pijakan penting untuk membentuk karakter sosial mahasiswa yang moderat, beretika, dan humanis di tengah dinamika era modern.
Peran Dukungan Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar dan Mengurangi Stres pada Siswa Kelas IX Rizky Dwi Agustin; Wari Datur Rahmah; Nurut Taufik
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2024): At-Tarbiyah, Vol 6 (1) Juni 2024
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v6i1.136

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran dukungan sosial dalam meningkatkan motivasi belajar dan mengatasi stres pada siswa kelas IX di SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan. Dukungan sosial yang meliputi bantuan dari keluarga, guru, dan teman sebaya terbukti memiliki pengaruh positif dalam mendorong semangat belajar serta membantu siswa menghadapi tekanan akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan emosional, bimbingan akademik, dan interaksi sosial yang positif sangat penting dalam pembentukan motivasi intrinsik dan pengurangan stres siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam menciptakan suasana belajar yang mendukung keberhasilan dan kesejahteraan psikologis siswa.
Klasifikasi Hukum Tajwid Otomatis Pada Resitasi Al-Qur’an Menggunakan Deep Learning Di Pp Syaichona Cholil Putri Balikpapan Siti nasim jf; Nurut taufik
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (2) Desember 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i2.165

Abstract

In Islamic education traditions, the accuracy of reading the Qur’an in accordance with tajweed rules is a crucial aspect of the quality of students’ recitation. However, the limited number of educators and the need for repeated practice pose challenges in the learning process. This study aims to develop an automatic tajweed rule classification system based on deep learning as an evaluation tool for students’ recitation at PP Syaichona Cholil Putri Balikpapan. This research uses an applied quantitative-experimental approach with a system development design. Data were obtained through student voice recordings, tajweed rule annotation by expert teachers, signal processing, and feature extraction using mel-spectrogram/MFCC. The CRNN model was tested using cross-validation and field trials, accompanied by questionnaires and interviews to assess its usefulness. The results show that the CRNN model is capable of classifying priority tajweed rules with an accuracy of 92–95% on internal test data. Classroom implementation received positive responses as it effectively detects minor errors quickly and systematically, thereby accelerating correction and monitoring students’ progress. This study asserts that artificial intelligence is effective as a learning companion while still positioning the teacher as the main validator. This system contributes to improving the quality of tajweed learning in Islamic boarding schools and enriches deep learning research based on local datasets. In the future, it is necessary to increase dataset coverage, vary recording environments, and integrate web/smartphone platforms to broaden the model's application.