Clarissa Wijaya
Universitas Bunda Mulia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Signifikansi Bauran Pemasaran 8P dalam Memengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen: Studi Pada Viralitas Mixue Ice Cream & Tea Clarissa Wijaya; Agung Stefanus Kembau; Arihta Tarigan; Youngky Viencent
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v4i1.5936

Abstract

Keberhasilan marketing mix berpotensi mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dan menjadi kunci progresivitas masif suatu merek, seperti yang dialami Mixue Ice Cream & Tea yang viral di Indonesia hingga memunculkan istilah Mixue-isasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran 8P (produk, harga, promosi, proses, orang, tempat, bukti fisik, serta produktivitas dan kualitas) terhadap keputusan pembelian konsumen Mixue. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui survei online terhadap 100 responden dengan teknik purposive sampling. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk menguji hipotesis menggunakan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil analisis data melalui uji regresi menunjukkan bahwa variabel-variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen, baik secara simultan maupun parsial. Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti bahwa elemen promosi memiliki pengaruh terbesar terhadap keputusan pembelian, sementara harga, proses, dan bukti fisik memiliki pengaruh yang lebih kecil. Implikasi manajerial yang dapat diterapkan oleh Mixue Ice Cream & Tea meliputi penguatan strategi promosi, peninjauan harga, peningkatan proses pelayanan, serta perbaikan fasilitas fisik. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan pelatihan karyawan yang lebih baik dan pemilihan lokasi strategis untuk gerai-gerai baru. Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti cakupan geografis yang terbatas pada DKI Jakarta, ketergantungan pada kejujuran responden dalam survei, serta keterbatasan pada periode waktu tertentu yang mungkin tidak mencerminkan perubahan dinamika pasar di masa mendatang. Oleh karena itu, studi lanjutan yang lebih komprehensif diperlukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh marketing mix terhadap keputusan pembelian konsumen di berbagai daerah dan kondisi yang berbeda.Kata Kunci: Bauran Pemasaran 8P, Keputusan Pembelian, Mixue