Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH PERSONAL BRANDING OWNER DAN STRATEGI PEMASARAN MELALUI INSTAGRAM MANGKOKKU TERHADAP MINAT BELI Tarigan, Arihta; Kembau, Agung Stefanus; Setiawan, Sean Nicholas; Wijaya, Hubert; Chandra, Steven
Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen Vol 16 No 1 (2024): Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/manajemen.v16i1.3553

Abstract

Abstract - The purpose of this research is to see the influence of owner branding and marketing strategies via Instagram social media on buying interest in Mangkokku, where one of the founders of Mangkokku is Kaesang Pangarep who is the son of the president of the Republic of Indonesia. The number of respondents in this study was 100 and lived in Tangerang. The variables of this research include the personal branding of Mangkokku owner Kaesang Pangarep and also the marketing strategy via Mangkokku's Instagram account. This research uses a quantitative approach method by distributing questionnaires and processing the data using the SPSS application. This research concludes that the personal branding of the owner of Mangkokku does not influence people's buying interest in Tangerang City, but marketing strategies using social media Instagram influence people's buying interest in Tangerang City. Thus, to influence purchasing interest, Mangkokku must focus more on marketing strategies through social media, rather than just displaying the personal branding image of Kaesang Pangarep. Keyword : Instagram; Personal Branding; Retail Marketing; Social Media
Pengaruh Content terhadap Minat Beli dan Loyalitas Konsumen pada Produk Fashion dengan Influencer Sebagai Mediasi pada Shopee Tarigan, Arihta; Lumika, Caroline Ketty
J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Vol 9, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jmas.v9i2.1921

Abstract

This research was conducted to see the influence of content marketing in attracting customers in attracting customers in purchasing intention and consumer loyalty to fashion products. Looking at the phenomenon of influencer that have penetrated in digital media as well as its role in delivering content, this research will look at whether creative content, innovative content and interactive content have an influence on purchasing intention and consumer loyalty mediated by Influencer. This research uses quantitative methods with descriptive approaches and data collection using questionnaires with Google Forms. The results of this research show that creative content has a significant effect on influencers, innovative content has a significant effect on influencer, interactive content has no significant effect on influencer, influencer have a significant effect on purchase intention, and purchase intention has a significant effect on consumer loyalty. Indirectly, creative, innovative and interactive content has a significant effect on purchasing intention through influencer as mediation. Creative and interactive content has no significant effect on consumer purchase intention and consumer loyalty through influencer as mediation, and innovative content has a significant effect on consumer purchase intention and consumer loyalty through influencer as mediation.
Signifikansi Bauran Pemasaran 8P dalam Memengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen: Studi Pada Viralitas Mixue Ice Cream & Tea Clarissa Wijaya; Agung Stefanus Kembau; Arihta Tarigan; Youngky Viencent
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v4i1.5936

Abstract

Keberhasilan marketing mix berpotensi mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dan menjadi kunci progresivitas masif suatu merek, seperti yang dialami Mixue Ice Cream & Tea yang viral di Indonesia hingga memunculkan istilah Mixue-isasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran 8P (produk, harga, promosi, proses, orang, tempat, bukti fisik, serta produktivitas dan kualitas) terhadap keputusan pembelian konsumen Mixue. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui survei online terhadap 100 responden dengan teknik purposive sampling. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk menguji hipotesis menggunakan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil analisis data melalui uji regresi menunjukkan bahwa variabel-variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen, baik secara simultan maupun parsial. Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti bahwa elemen promosi memiliki pengaruh terbesar terhadap keputusan pembelian, sementara harga, proses, dan bukti fisik memiliki pengaruh yang lebih kecil. Implikasi manajerial yang dapat diterapkan oleh Mixue Ice Cream & Tea meliputi penguatan strategi promosi, peninjauan harga, peningkatan proses pelayanan, serta perbaikan fasilitas fisik. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan pelatihan karyawan yang lebih baik dan pemilihan lokasi strategis untuk gerai-gerai baru. Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti cakupan geografis yang terbatas pada DKI Jakarta, ketergantungan pada kejujuran responden dalam survei, serta keterbatasan pada periode waktu tertentu yang mungkin tidak mencerminkan perubahan dinamika pasar di masa mendatang. Oleh karena itu, studi lanjutan yang lebih komprehensif diperlukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh marketing mix terhadap keputusan pembelian konsumen di berbagai daerah dan kondisi yang berbeda.Kata Kunci: Bauran Pemasaran 8P, Keputusan Pembelian, Mixue
PENGARUH FLASH SALE NIGHT PADA GAME VALORANT TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF DENGAN MEDIASI EMOSI Angkasa Ed'driana Paradise; Arihta Tarigan
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v5i2.9198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fitur Flash Sale Night Market pada game Valorant terhadap pembelian impulsif, dengan emosi konsumen sebagai variabel mediasi. Valorant, sebagai salah satu game daring populer, memiliki fitur promosi terbatas waktu yang disebut Night Market. Fitur ini dapat memicu emosi tertentu yang mendorong pemain melakukan pembelian secara spontan tanpa perencanaan sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 114 responden yang merupakan pemain Valorant di wilayah Jabodetabek. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan skala Likert, dan data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flash Sale Night Market berpengaruh signifikan terhadap emosi konsumen, dan emosi konsumen secara signifikan memengaruhi pembelian impulsif. Namun, pengaruh langsung dari Flash Sale Night Market terhadap pembelian impulsif tidak signifikan secara statistik. Sebaliknya, pengaruh tidak langsung melalui mediasi emosi konsumen terbukti signifikan, menandakan bahwa emosi memainkan peran penting dalam menjembatani pengaruh promosi terhadap perilaku pembelian impulsif.
MOBILE DIGITAL MONEY IN FINTECH ERA CASE STUDY: T-CASH TELKOMSEL JABOTABEK JABAR Arihta Tarigan; Jimmy Sadeli; Halim Agung
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v1i2.3626

Abstract

T-Cash merupakan produk e-money yang di keluarkan oleh salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia yaitu Telkomsel. T-Cash memiliki teknologi stiker NFC untuk melakukan transaksi dan juga memiliki aplikasi mobile dengan nama T-Wallet. Di Indonesia produk e-money sendiri sedang banyak diminati, terbukti banyak nya produk e-money yang dikeluarkan sebuah perusahaan, baik itu perbankan ataupun non perbankan. T-Cash pertama kali dikenalkan pada tahun 2007, dan dengan projek konsultasi ini diharapkan dapat membantu T-Cash dalam meningkatkan transaksi dan juga menambah jumlah pengguna T-Cash, dimana saat ini pengguna aktif T-Cash hanya 1.8% dari jumlah pelanggan Telkomsel di Jabotabek dan jabar. Dengan analisa strategi yang kami sarankan diharapkan dapat membantu T-Cash dalam meningkatkan market share penggunaan e-money di Indonesia, khusunya di area Jabotabek dan Jabar.Kata Kunci: T-Cash, Telkomsel, e-money, NFCT-Cash is an e-money product issued by one of the telecommunications companies in Indonesia, namely Telkomsel. T-Cash has NFC sticker technology to make transactions and has a mobile application called T-Wallet. In Indonesia, e-money products are in high demand, as evidenced by the number of e-money products issued by companies, both banking and non-banking. T-Cash was first introduced in 2007. This consulting project is expected to help T-Cash increase transactions and increase the number of T-Cash users, where currently active T-Cash users are only 1.8% of the total Telkomsel subscribers in Jabotabek and Jabar. With the strategy analysis, we suggest, it is hoped that it will help T-Cash in increasing the market share of using e-money in Indonesia, especially in the Greater Jakarta and West Java areas.Keywords: T-Cash, Telkomsel, e-money, NFC
PENGARUH PROMOSI, GAMIFIKASI, DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN DI APLIKASI SHOPEE Adrian Jeremiah; Arihta Tarigan
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v3i1.5216

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis pengaruh promosi, gamifikasi, dan kemudahan penggunaan terhadap loyalitas pelanggan di aplikasi Shopee. Karena persaingan di industri e-commerce yang semakin ketat di era digital, sangat penting untuk memahami komponen yang memengaruhi loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggunakan metode survei yang disebarluaskan kepada pengguna aplikasi Shopee. Hasil analisis data menguji hipotesis melalui regresi berganda. Jenis promosi yang ditawarkan menentukan promosi, fitur permainan dalam aplikasi menentukan gamifikasi, dan antarmuka pengguna yang sederhana dan navigasi yang mudah menentukan kemudahan penggunaan. Loyalitas pelanggan diukur melalui kecenderungan untuk melakukan pembelian ulang dan rekomendasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kita tentang komponen yang memengaruhi kesetiaan pelanggan pada platform ecommerce. Penelitian ini dapat membantu manajemen Shopee meningkatkan daya saingnya di pasar e-commerce dengan mengoptimalkan strategi promosi mereka, meningkatkan aspek gamifikasi, dan memperbaiki tata letak antarmuka pengguna untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Kata Kunci: Promosi, Gamifikasi, Kemudahan Penggunaan, Loyalitas Konsumen, Aplikasi Shopee Abstract                The aim of this study is to discover and analyze the influence of promotion, gamification, and user-friendliness on customer loyalty in the Shopee application. Due to the increasingly competitive nature of the e-commerce industry in the digital era, understanding the components that affect customer loyalty is crucial. This research adopts a quantitative approach using a survey method distributed to Shopee application users. The results of data analysis test hypotheses through multiple regressions. The types of promotions offered determine promotion, in-app gaming features determine gamification, and a simple user interface and easy navigation determine user-friendliness. Customer loyalty is measured through the tendency to make repeat purchases and recommendations. The findings of this study are expected to enhance our understanding of the components influencing customer loyalty on ecommerce platforms. This research can assist Shopee management in improving its competitiveness in the ecommerce market by optimizing their promotion strategies, enhancing gamification aspects, and improving the layout of the user interface to enhance the user experience. Keywords:  Promotion, Gamification, User-Friendliness, Customer Loyalty, Shopee Application.
ANALISIS IMPLEMENTASI BRAND IMAGE, SOCIAL E-WOM DAN CONTENT MARKETING TERHADAP MINAT PEMBELIAN KEMBALI GOFOOD PADA APLIKASI GOJEK Yandhi Prayuda; Arihta Tarigan
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v4i2.7428

Abstract

Technological advancements in Indonesia have brought about new innovations on the internet, leading to the emergence of numerous startups, one of which is Gojek. Gojek is a startup that allows its users to order transportation and online food delivery services. This research employs a quantitative method by distributing online questionnaires via Google Forms and obtaining a total of 133 respondents who meet the research criteria. The data will then be processed using SmartPLS 3 software. The results of this study indicate that Brand Image and Social E-WOM have an effect on Repurchase Intention. And Content Marketing has no effect on Repurchase Intention.Kemajuan teknologi di Indonesia telah menghadirkan inovasi baru pada internet yang membuat banyaknya startup yang hadir salah satunya Gojek. Gojek merupakan salah satu startup yang memungkinkan penggunanya untuk memesan transportasi dan online delivery food. Penelitian ini ,menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner secara online menggunakan media Google Forms dan mendapatkan sebanyak 133 responden yang telah memenuhi kriteria penelitian ini. Lalu selanjutnya data akan diolah menggunakan bantuan Software SmartPLS 3. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Brand Image dan Social E-WOM berpengaruh terhadap Minat Pembelian Kembali. Dan Content Marketing tidak berpengaruh terhadap Minat Pembelian Kembali.
PENGARUH METODE PEMBAYARAN TRANSFER BANK, SHOPEE PAY, SHOPEE PAYLATER, CASH ON DELIVERY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DALAM APLIKASI SHOPEE (Studi Kasus Pada Pengguna Shopee Marketplace di Kota Tangerang) Steven Leonard; Arihta Tarigan
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v3i1.5221

Abstract

AbstrakAbstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dampak pemilihan metode pembayaran transfer bank, shopee pay, shopee paylater,cash on delivery terhadap keputusan pembelian saat berbelanja secara daring melalui aplikasi Shopee oleh pengguna di Kota Tangerang. Dalam konteks ini, metode pembayaran dianggap sebagai variabel eksogen. yang memengaruhi keputusan pembelian, sedangkan keputusan pembelian dianggap variable endogen, sebagai hasil dari interaksi antara faktor-faktor tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dianalisis menggunakan analisis model luar, model dalam, dan pengujian hipotesis menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling, terdiri dari 100 responden yang telah berbelanja melalui aplikasi Shopee di Kota Tangerang sebanyak minimal dua kali. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan secara daring, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku dan situs web yang relevan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa metode pembayaran cash on delivery dan transfer bank memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian ketika berbelanja secara daring melalui aplikasi shopee. Namun, Metode pembayaran shopeepay dan shopee pay later tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian dalam konteks berbelanja online melalui aplikasi Shopee di Kota Tangerang.Kata Kunci: Metode pembayaran, transfer bank, shopeepay, shopeepay later, cash on delivery. AbstractAbstract-This research was conducted to identify the impact of choosing the payment method bank transfer, shopee pay, shopee paylater, cash on delivery on purchasing decisions when shopping online via the Shopee application by users in Tangerang City. In this context, payment method is considered an exogenous variable. that influences purchasing decisions, while purchasing decisions are considered endogenous variables, as a result of the interaction between these factors. This research uses a quantitative approach with associative methods. Data were analyzed using outer model analysis, inner model analysis, and hypothesis testing using SmartPLS 3.0 software. The research sample was selected using a purposive sampling technique, consisting of 100 respondents who had shopped via the Shopee application in Tangerang City at least twice. Primary data was obtained through questionnaires distributed online, while secondary data was obtained from books and websites that were relevant to the problem under study. The results of this research indicate that cash on delivery and bank transfer payment methods have a significant influence on purchasing decisions when shopping online via the Shopee application. However, the shopeepay and shopee pay later payment methods do not have a significant influence on purchasing decisions in the context of online shopping via the Shopee application in Tangerang City. Keywords: Payment methods, bank transfer, shopeepay, shopeepay later, cash on delivery.
PENGARUH SALES PROMOTION TERHADAP REPURCHASE INTENTION MELALUI IMPULSIVE BUYING PENGGUNA SHOPEE Marcelino Antonius; Arihta Tarigan
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v3i1.5217

Abstract

Abstrak - Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh flash sale, gratis ongkos kirim, dan potongan harga terhadap niat beli ulang yang dimediasi oleh impulsive pembelian impulsif di Shopee di kalangan mahasiswa Tangerang. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner google form. Responden yang diperoleh sebanyak 100 koresponden yang memenuhi syarat, kemudian diolah dengan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel flash sale dan price discount memiliki pengaruh langsung langsung terhadap pembelian impulsif di Shopee. variabel flash sale dan price discount memiliki pengaruh impulsive buying dan memiliki pengaruh tidak langsung terhadap repurchase intention. Sedangkan variabel gratis ongkos kirim tidak berpengaruh langsung langsung terhadap impulsive buying dan tidak memiliki pengaruh langsung terhadap repurchase intention. terhadap impulsive buying dan tidak memiliki pengaruh tidak langsung terhadap niat beli ulang. terhadap niat beli ulang. Keywords: Flash sale, Gratis ongkir, Price discount, Impulsive buying, Repurchase intentionAbstract - This study was conducted to see the effect of flash sales, free shipping, and price discounts on Repurchase intention mediated by impulsive buying at Shopee among Tangerang students. Using quantitative methods, data was collected through a google form questionnaire. Respondents obtained were 100 qualified correspondents, then processed with software The results of this study indicate that the flash sale and price discount variables have a direct influence on impulsive buying on Shopee. sale and price discount variables have a direct influence on impulsive buying and have an indirect effect on repurchase intention. Meanwhile, the free shipping variable has no direct effect on impulsive buying and has no direct effect on repurchase intention. on impulsive buying and has no indirect effect on repurchase intention. on repurchase intention.  Keywords: Flash sale, Free Shipping, Price discount, Impulsive buying, Repurchase intention
Analisis Implementasi Social Media Marketing terhadap Minat Pembelian Produk Kecantikan pada Tiktok dengan Influencer Sebagai Variabel Mediasi Monica Octavia; Arihta Tarigan
Digismantech (Jurnal Program Studi Bisnis Digital) Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Digismantech (Digital Business Management and Technology)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/digismantech.v5i1.8426

Abstract

Kemajuan teknologi di Indonesia telah menghadirkan inovasi baru pada internet yang membuat banyaknya media sosial yang hadir salah satunya TikTok. TikTok merupakan salah satu media sosial yang memungkinkan penggunanya untuk menciptakan konten variatif seperti konten komedi, edukasi, tantangan (challenge), serta tarian (dance) dengan memanfaatkan fitur berupa penyuntingan dan pembuatan video. Saat ini banyak influencer yang hadir di TikTok dikarenakan adanya inovasi TikTok Shop. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner secara online menggunakan media Google Forms dan mendapatkan sebanyak 100 responden yang telah memenuhi kriteria penelitian ini. Lalu selanjutnya data akan diolah menggunakan bantuan software SmartPLS 3. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Social Media Marketing dan Brand Equity berpengaruh terhadap Influencer. Dan Influencer berpengaruh terhadap Minat Pembelian. Dan juga Social Media Marketing dan Brand Equity berpengaruh secara tidak langsung terhadap Minat Pembelian.