Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mengenal Sejarah Malang Raya Melalui Kegiatan History Field Trip Septa Rahadian; Arif Wahyu Hidayat
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 2 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i2.12

Abstract

Interpretasi atas jejak sejarah dan warisan budaya menjadi daya tarik bagi wisatawan baik wisatawan lokal maupun manca negara yang mempunyai motivasi budaya untuk melakukan perjalanan yang penuh dengan pengalaman budaya. Hal inilah yang mendorong mahasiswa prodi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi membuat sebuah komunitas dikalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Universitas IBU yang bernama History Field Trip. History Field Trip ini menawarkan jasa memandu wisata bagi wisatawan yang berkunjung ke Malang untuk dapat menikmati tempat-tempat wisata yang berlokasi di Malang Raya sembari mendapatkan penjelasan mengenai sejarah dari tempat yang dikunjungi wisatawan tersebut. History Field Trip mempunyai tujuan mendorong mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan materi-materi yang didapatkan diperkuliahaan, sehingga dapat mendorong skill life mereka selain menjadi seorang guru. Disamping itu dengan memperkenalkan sejarah Malang Raya melalui kegiatan History Field Trip akan dapat memberikan kesan tersendiri kepada wisatawan karena penjelasan yang disampaikan oleh pemandu lebih terperinci dan lebih jelas jika dibandingkan jika wisatawan melakukan perjalanan wisata sendiri.
PARADIGMA MASYARAKAT; CANDI SAWENTAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DAN PARIWISATA Wafiyatu Maslahah; Arif Wahyu Hidayat
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.19611

Abstract

Candi Sawentar dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah dan berpotensi besar sebagai pengembangan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk 1.) mengidentifikasi pengetahuan masyarakat tentang Candi Sawentar , 2.) menggali respon masyarakat tentang Candi Sawentar, 3.) menilai tingkat kesadaran masyarakat terhadap Candi Sawentar, 4.) merepresentasikan perilaku masyarakat terhadap kebermaknaan Candi Sawentar.  Metode penelitian yang digunakan yakni kualitatif dengan jenis fenomenologi. Proses pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh masyarakat di Kabupaten Blitar. Metode pengambilan sample menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data dilakuan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh yakni 1.) masyarakat belum seluruhnya mengetahui tentang Candi Sawentar secara mendalam 2.) masyarakat merespon baik jika Candi Sawentar dikembangkan menjadi pariwisata karena menyadari akan meningkatkan kehidupan sosial ekonomi, 3.)  kesadaran masyarakat terhadap Candi Sawentar masih perlu dikembangkan lebih lanjut, perlu adanya dukungan dari banyak fihak 4.) masyarakat yang mengetahui kebermaknaan Candi Sawentar yakni ikut mengunjungi candi, serta membersihkan, menjaga,  dan merawat peninggalan sejarah sebagai wujud melestarikan budaya yang ada di Indonesia.
MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SMP NU SUNAN GIRI KEPANJEN MELALUI WORKSHOP DEEP LEARNING BERBASIS DIGITALISASI Wafiyatu Maslahah; Lailatul Rofiah; Arif Wahyu Hidayat; Erika Okta Pramudya; Faizatun Nakhiroh
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): JULI 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i3.10443

Abstract

 Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru di SMP NU Sunan Giri Kepanjen melalui workshop deep learning berbasis digitalisasi. Kemajuan pesat teknologi digital dan implementasi deep learning dalam transformasi pendidikan di Indonesia menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi profesional mereka. Banyak guru masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi digital dan menerapkan prinsipprinsip pembelajaran mendalam dalam praktik kelas. Pengabdian ini experiential learning dan andragogi, yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman, kebutuhan nyata, dan refleksi praktik. Kegiatan ini mengintegrasikan konsep pelatihan berbasis praktik (hands-on training) dalam konteks deep learning dan digitalisasi pembelajaran, sehingga guru sebagai peserta dapat langsung mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh. Workshop ini berfokus pada peningkatan pemahaman guru tenta ng prinsip-prinsip pembelajaran mendalam, literasi digital, desain pembelajaran, integrasi teknologi, dan praktik pengajaran reflektif. Hasil kegiatan ini menunjukkan kemampuan guru dalam memanfaatkan platform pembelajaran digital, mengembangkan materipembelajaran yang inovatif, dan menerapkan strategi deep learning yang mendorong berpikir kritis, kolaborasi, dan keterlibatan aktif siswa. Kegiatan workshop juga menumbuhkan budaya pengembangan profesional berkelanjutan dan pembelajaran kolaboratif di antara para guru. Workshop deep learning berbasis digitaliasasi merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan profesionalisme guru dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan diera digital.