Alfitriana Purba
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Jurnal Skripsi ANALISIS PEMAHAMAN MAKNA KONOTATIF DAN DENOTATIF PADA LIRIK LAGU DAUR HIDUP KARYA DONNE MAULA: Pemahaman makna konotatif dan denotatif padea liriiki lagu daur hidup kiarya Donne Maula Jesicca Winada Br Sembiring; Alfitriana Purba
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 13 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v13i1.4921

Abstract

Language in song lyrics conveys not only literal meanings (denotative) but also emotional and symbolic nuances (connotative). The song “Daur Hidup” by Donne Maula is a musical composition rich in expressive diction, reflecting the complexities of life through layered meanings. This study aims to identify and describe the denotative and connotative meanings embedded in the lyrics of the song using a semantic approach. Employing a qualitative method with a descriptive design, data were collected through attentive listening and note-taking techniques, followed by semantic analysis. The findings reveal that each line of the lyrics contains denotative meanings that represent literal interpretations, as well as connotative meanings that express emotional states, life struggles, and symbolic references. Phrases such as “ditempa” (forged), “mati berkali-kali tapi bisa hidup lagi” (die many times but still live again), and “bohong jika aku bilang selalu kuat” (it’s a lie if I say I’m always strong) exemplify the emotional depth and existential themes conveyed through the lyrics. This study demonstrates that semantic analysis is effective in uncovering hidden meanings within lyrical texts and underscores the role of song lyrics as a form of artistic and reflective expression.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SISWA SD NEGERI 064991 KELAS 5A Alfitriana Purba; Alifah Ashillah; Friska Hartati; Meta Irensia; Naila Syahira; Rosari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10068

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan siswa sekolah dasar di era digital, termasuk dalam aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap literasi siswa kelas V A SD Negeri 064991. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang didukung dengan data angket sebagai data pendukung, yang dianalisis secara deskriptif menggunakan diagram lingkaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mencari informasi dan membantu proses belajar, sehingga berkontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan dan literasi siswa. Namun demikian, penggunaan media sosial yang tidak terkontrol berpotensi menurunkan fokus belajar dan kedisiplinan siswa. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif guru dan orang tua dalam memberikan bimbingan serta pengawasan agar penggunaan media sosial dapat diarahkan secara bijak dan produktif. Dengan pengelolaan yang tepat, media sosial dapat menjadi sarana pendukung pembelajaran yang efektif tanpa mengganggu karakter dan tanggung jawab akademik siswa.
“Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Digital untuk Mendorong Literasi Manusia pada Siswa Sekolah Dasar dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan 2025” Nailah Zahiyyah; Alfitriana Purba; Dinda Nasution; Wan Muthia Habiby; Dilla Silvani; Sisilia Aginta br Tarigan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to elementary education, making digital literacy an essential competence for students. This study aims to examine innovations in digital-based learning media in improving elementary school students’ literacy and to identify effective models, challenges, and implementation strategies. This research employed a qualitative approach using a literature review method by analyzing relevant national and international journal articles. Data analysis was conducted descriptively through content analysis to identify patterns, trends, and key findings. The results indicate that digital learning media such as e-books, animated videos, educational games, digital teaching materials, and interactive media can enhance students’ digital literacy, reading interest, comprehension, and critical thinking skills. Effective digital-based learning models include blended learning and interactive learning approaches that promote active engagement, collaboration, and learning flexibility. However, the implementation of digital learning media in elementary schools still faces challenges, including limited access to devices and internet connectivity, insufficient teachers’ digital competence, and a lack of digital content aligned with the curriculum and local context. Therefore, comprehensive implementation strategies are required, including digital literacy training for teachers, the development of contextual digital learning media, improvement of technological infrastructure, and continuous supervision and character development. Overall, digital-based learning media innovations have strong potential to support the strengthening of elementary school students’ literacy in addressing contemporary educational challenges. Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam pendidikan dasar, sehingga literasi digital menjadi kompetensi penting bagi siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji inovasi media pembelajaran berbasis digital dalam meningkatkan literasi siswa sekolah dasar serta mengidentifikasi model, tantangan, dan solusi implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur denganmenelaah jurnal nasional dan internasional yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan analisis isi untuk menemukan pola, kecenderungan, dan temuan utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital seperti e-book, video animasi, game edukasi, bahan ajar digital, dan media interaktif mampu meningkatkan literasi digital, minat membaca, pemahaman materi, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Model pembelajaran berbasis digital yang efektif meliputi blended learning dan pembelajaran interaktif yang mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, dan fleksibilitas belajar. Namun, implementasi media digital di sekolah dasar masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses perangkat dan internet, rendahnya kompetensi digital guru, serta minimnya konten digital yang selaras dengan kurikulum dan konteks lokal. Oleh karena itu, diperlukan strategi implementasi yang komprehensif melalui pelatihan literasi digital bagi guru, pengembangan media pembelajaran kontekstual, peningkatan sarana prasarana teknologi, serta pengawasan dan pembinaan karakter. Secara keseluruhan, inovasi media pembelajaran berbasis digital berpotensi besar mendukung penguatan literasi siswa sekolah dasar dalam menghadapi tantangan pendidikan.
P, Metode studi literatur Pengembangan Media Belajar Digital Aplikasi Kahoot Terhadap Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar: Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan. Alfitriana Purba; Cheisya Anastasya; Fadhillah Sekarsari; Amelya Putri; Cici Hayati Nasution; Nabila Fauzani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengembangan media pembelajaran digital yang menggunakan aplikasi Kahoot guna meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa di tingkat sekolah dasar. Analisis dilakukan dengan metode literatur riview, yang mengkaji berbagai artikel ilmiah dari Google Scholar terkait penggunaan Kahoot di berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Kahoot sebagai alat pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan partisipasi, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam kegiatan membaca, serta mempermudah pengulangan materi bacaan secara interaktif, yang berdampak positif terhadap pemahaman dan daya ingat siswa terhadap teks yang dibaca. Di samping itu, fitur penilaian otomatis yang ada di Kahoot menjadikan guru lebih mudah dalam menilai hasil belajar dan mengenali masalah literasi yang dihadapi siswa dengan lebih cepat dan efektif, meskipun ada kendala seperti kurangnya perangkat, akses internet, dan kebijakan penggunaan perangkat di sekolah. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa Kahoot memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran digital yang relevan dalam mendukung pengembangan literasi membaca di sekolah dasar pada era pendidikan abad ke-21.
PENGEMBANGAN STRATEGI LITERASI DASAR UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA KELAS 2 DI SDN 106835 LIMAU MANIS Alfitriana Purba; Aliya Ramadani; Aznisya Ajeng Putri; Refy Ristika; Indry Ayu Lizahra; Dira Salsabila Bilbina
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop basic literacy strategies to enhance reading interest among 2nd-grade students at SDN 106835 Limau Manis. Using a qualitative descriptive approach, the findings show that students have a high interest in storybooks and strong confidence in classroom reading. However, internal motivation for daily independent reading remains low as it is not yet a primary leisure activity. Consequently, structured strategies through habituation, development, and learning phases are essential to establish a consistent school literacy culture