Wan Muthia Habiby
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

“Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Digital untuk Mendorong Literasi Manusia pada Siswa Sekolah Dasar dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan 2025” Nailah Zahiyyah; Alfitriana Purba; Dinda Nasution; Wan Muthia Habiby; Dilla Silvani; Sisilia Aginta br Tarigan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to elementary education, making digital literacy an essential competence for students. This study aims to examine innovations in digital-based learning media in improving elementary school students’ literacy and to identify effective models, challenges, and implementation strategies. This research employed a qualitative approach using a literature review method by analyzing relevant national and international journal articles. Data analysis was conducted descriptively through content analysis to identify patterns, trends, and key findings. The results indicate that digital learning media such as e-books, animated videos, educational games, digital teaching materials, and interactive media can enhance students’ digital literacy, reading interest, comprehension, and critical thinking skills. Effective digital-based learning models include blended learning and interactive learning approaches that promote active engagement, collaboration, and learning flexibility. However, the implementation of digital learning media in elementary schools still faces challenges, including limited access to devices and internet connectivity, insufficient teachers’ digital competence, and a lack of digital content aligned with the curriculum and local context. Therefore, comprehensive implementation strategies are required, including digital literacy training for teachers, the development of contextual digital learning media, improvement of technological infrastructure, and continuous supervision and character development. Overall, digital-based learning media innovations have strong potential to support the strengthening of elementary school students’ literacy in addressing contemporary educational challenges. Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam pendidikan dasar, sehingga literasi digital menjadi kompetensi penting bagi siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji inovasi media pembelajaran berbasis digital dalam meningkatkan literasi siswa sekolah dasar serta mengidentifikasi model, tantangan, dan solusi implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur denganmenelaah jurnal nasional dan internasional yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan analisis isi untuk menemukan pola, kecenderungan, dan temuan utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital seperti e-book, video animasi, game edukasi, bahan ajar digital, dan media interaktif mampu meningkatkan literasi digital, minat membaca, pemahaman materi, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Model pembelajaran berbasis digital yang efektif meliputi blended learning dan pembelajaran interaktif yang mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, dan fleksibilitas belajar. Namun, implementasi media digital di sekolah dasar masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses perangkat dan internet, rendahnya kompetensi digital guru, serta minimnya konten digital yang selaras dengan kurikulum dan konteks lokal. Oleh karena itu, diperlukan strategi implementasi yang komprehensif melalui pelatihan literasi digital bagi guru, pengembangan media pembelajaran kontekstual, peningkatan sarana prasarana teknologi, serta pengawasan dan pembinaan karakter. Secara keseluruhan, inovasi media pembelajaran berbasis digital berpotensi besar mendukung penguatan literasi siswa sekolah dasar dalam menghadapi tantangan pendidikan.
EKSPOLRASI ETNOMATEMATIKA PADA BANGUN DATAR DALAM BUDAYA LOKAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOMETRI  SISWA SEKOLAH DASAR Wan Muthia Habiby; Safrida Napitupulu; Amanda Syahri; Isnan Nasution; M. Faisal Husna
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.563

Abstract

Pembelajaran geometri di sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa rendahnya pemahaman konsep akibat sifat materi yang abstrak dan kurang kontekstual. Etnomatematika merupakan pendekatan yang mengintegrasikan konsep matematika dengan budaya lokal sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil eksplorasi konsep bangun datar dalam budaya lokal Indonesia serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar geometri di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional yang relevan dengan topik etnomatematika dan pembelajaran geometri. Analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, reduksi, klasifikasi, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai unsur budaya lokal seperti motif batik, rumah adat, permainan tradisional, dan kerajinan anyaman mengandung konsep bangun datar seperti persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, trapesium, dan belah ketupat. Integrasi etnomatematika dalam pembelajaran geometri terbukti meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, dan kemampuan representasi matematis siswa sekolah dasar. Dengan demikian, eksplorasi etnomatematika pada bangun datar dapat dijadikan alternatif sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran geometri.