Ulfah Mey Lida
Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSTRUKSI WACANA KEKERASAN SIMBOLIK TERHADAP POLITIKUS PEREMPUAN INDONESIA DI MEDIA SOSIAL Ixsir Eliya; Ulfah Mey Lida; Veni Nurpadillah; Muhammad Taufiqurrahman; Wini Ranti
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 7 Number 2 June 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v7i2.84581

Abstract

This study explores the forms of language and mechanisms of symbolic violence against Indonesian female politicians on social media. It employs a qualitative approach with a critical linguistics framework by analyzing Instagram comments on the accounts of Puan Maharani, Zita Anjani, Widiyanti Putri Wardhana, and Mulan Jameela. Data were collected through documentation, observation, and note-taking techniques and analyzed from Bourdieu’s perspective. The findings reveal that symbolic violence manifests in three main forms: negative labeling, sexist language, and degrading or dismissive expressions. These practices operate through euphemization and censorship, which normalize violence within public discourse. The study highlights that language on social media functions as an instrument of power that perpetuates patriarchal dominance, undermines women’s professional legitimacy, and potentially hinders their political participation.
Bahasa sebagai Ruang Penyembuhan: Representasi Wacana Kesehatan Mental bagi Muslimah di Media Sosial Instagram Ixsir Eliya; Ulfah Mey Lida; Rahmad Nuthihar; Veni Nurpadillah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i2.22430

Abstract

Di tengah menguatnya wacana kesehatan mental di kalangan muslimah, praktik penyembuhan melalui tagar di Instagram belum banyak dikaji secara kritis dari segi cara bahasa digunakan untuk membangun ruang penyembuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan representasi wacana penyembuhan kesehatan mental bagi muslimah di media sosial Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka kerja Analisis Wacana Kritis model Sara Mills yang menitikberatkan pada pemosisian subjek, objek, dan pembaca dalam teks. Data yang dianalisis sebanyak 102 data dan dikumpulkan dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi dengan memanfaatkan Instagram Scraper, kemudian diolah melalui wordcloud menggunakan Voyage untuk mengidentifikasi pola leksikal dominan dalam wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana penyembuhan yang terbentuk menonjolkan nilai penerimaan diri, penguatan spiritual, dan solidaritas sesama perempuan. Bahasa berperan sebagai media psikologis untuk mengenali, menenangkan, dan mengelola kondisi emosional secara reflektif. Simpulannya, Instagram bukan hanya ruang ekspresi personal, tetapi juga ruang simbolik tempat muslimah membangun identitas religius dan jaringan dukungan emosional dalam menghadapi tantangan kesehatan mental.