Ixsir Eliya
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Nyai Nur Rofiah Dalam Buku Nalar Kritis Muslimah dan Relevansinya Terhadap Kekerasan Verbal Anak Usia Dini Herlega Oktaria; Fatrica Syafri; Ixsir Eliya
Zuriah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Insititut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/zuriah.v3i1.4431

Abstract

The problem raised in this study is the concept of Nyai Nur Rofiah's thinking and aims to know the thoughts of Nyai Nur Rofiah in the book Muslimah's Critical Reason for early childhood verbal violence. This research uses a type of research, namely library research. The technique of data collection is collecting literature. The data used comes from primary data as well as secondary data. The results of the study can be concluded that Nyai Nur Rofiah's thoughts in the book of muslimah's critical reason about women and gender are important for humans to know the differences between men and women that are distinguished by two things, namely gender and gender. In research that researchers examine the influence of parents on child development is very large. Because children aged 0-8 years are very wide of behavior that is not good. Because at that age children really like to model something done by the environment and both parents. Therefore, parents must always give good love and appreciation to their children. Therefore, from the explanation that researchers understand from this book, it has relevance to verbal violence in early childhood.
Bahasa sebagai Ruang Penyembuhan: Representasi Wacana Kesehatan Mental bagi Muslimah di Media Sosial Instagram Ixsir Eliya; Ulfah Mey Lida; Rahmad Nuthihar; Veni Nurpadillah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i2.22430

Abstract

Di tengah menguatnya wacana kesehatan mental di kalangan muslimah, praktik penyembuhan melalui tagar di Instagram belum banyak dikaji secara kritis dari segi cara bahasa digunakan untuk membangun ruang penyembuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan representasi wacana penyembuhan kesehatan mental bagi muslimah di media sosial Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka kerja Analisis Wacana Kritis model Sara Mills yang menitikberatkan pada pemosisian subjek, objek, dan pembaca dalam teks. Data yang dianalisis sebanyak 102 data dan dikumpulkan dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi dengan memanfaatkan Instagram Scraper, kemudian diolah melalui wordcloud menggunakan Voyage untuk mengidentifikasi pola leksikal dominan dalam wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana penyembuhan yang terbentuk menonjolkan nilai penerimaan diri, penguatan spiritual, dan solidaritas sesama perempuan. Bahasa berperan sebagai media psikologis untuk mengenali, menenangkan, dan mengelola kondisi emosional secara reflektif. Simpulannya, Instagram bukan hanya ruang ekspresi personal, tetapi juga ruang simbolik tempat muslimah membangun identitas religius dan jaringan dukungan emosional dalam menghadapi tantangan kesehatan mental.