Wijayanti Wijayanti
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan PKU Muham

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI KOTA SURAKARTA Wijayanti Wijayanti; Gunarmi Gunarmi; Weni Hastuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2480

Abstract

Frekuensi stunting pada penduduk di Indonesia saat ini sebesar 20,1% . Pemerintah mengambil kebijakan melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, untuk mengatasi permasalahan stunting. BKKBN mengembangkan RAN PASTI sebagai program strategi untuk mengurangi stunting sebesar 14% pada tahun 2024. Tujuan penelitian untuk mengkaji implementasi pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kota Surakarta. Jenis penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan eksplorasi metode. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Informan dalam penelitian adalah pihak yang memiliki otoritas terhadap masalah stunting, seperti DPK3AP2KB, BAPPEDA, PLKB, Dinas Kesehatan, TPK dan keluarga risiko stunting. Teknik analisa dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Program pencegahan dan penanganan stunting di Kota Surakarta adalah dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat, memberikan intervensi percepatan stunting, peningkatan kebutuhan gizi. Strategi Pemerintah Kota Surakarta dalam program pencegahan dan penanganan stunting adalah dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang stunting, memberikan peningkatan gizi, melengkapi sarana dan prasarana, dukungan SDM untuk membantu mempercepat penurunan stunting, melakukan sinergitas dan koordinasi dengan lembaga lain, melakukan upaya yang kreatif dan inovatif yang mendukung program stunting di wilayah serta melakukan pemantauan program penanganan stunting. Faktor penghambat dalam pelaksanaan program pencegahan dan percepatan penurunan Stunting di Kota Surakarta adalah rendahnya kesadaran masyarakat, adanya pandangan agama tertentu yang berdampak terhadap penaganan stunting, ekonomi dan pola asuh. Program pencegahan dan penanganan stunting dapat dikatakan berhasil berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan. Diperlukan upaya penanganan stunting secara lebih massif lagi guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya stunting.