Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA MELALUI EDUKASI KESEHATAN DI DESA BANGET KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS Okta Yosiana Dewi; Fariza Yulia Kartikasari; Tri Suwarto; Yunita Rusidah; Islami Islami; Dewi Nur Wakhidah; Nirmala Manik
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2179

Abstract

Bencana banjir diprioritaskan di Kabupaten Kudus karena indeks risikonya yang tinggi. Frekuensi banjir di Kabupaten Kudus meningkat setiap tahun dari 2017 hingga 2022, ke titik dimana sekarang menjadi bencana yang paling umum dibandingkan dengan bencana lainnya. Menurut BPBD Kabupaten Kudus (2021), pada tahun 2021 terdapat kejadian bencana banjir yang merendam total 15 desa dipicu oleh hujan intensitas tinggi dengan durasi yang lama. Untuk mengurangi risiko bencana dan menghindari banyaknya korban bencana banjir maka diperlukankesiapsiagaan menghadapi bencana. Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Upaya atau kegiatan dalam rangka pencegahan dan mitigasi yang dilakukan, bertujuan untuk menghindari terjadinya bencana serta mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh bencana. Kegiatan diawali dengan penjajagan untuk mengetahui dan mengkaji berbagai permasalahan kesehatan masyarakatdi lokasi kegiatan. Kegiatan penjajagan dilakukan dengan melibatkan stake holder terkait di lokasi kegiatan, yang terdiri dari Kepala Desa Banget, Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakat, dan warga lokal. Pelaksanaan kegiatan di lokasi sasaran dilakukan pada jadwal yang telah disepakati pada saat koordinasi kegiatan sehingga tingkat kehadiran kelompok sasaran dan masyarakat dapat memenuhi target yang telah ditentukan. Kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya peningkatan pengetahuan tentang mitigasi banjir melalui edukasi kesehatan berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat di Desa Banget Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.Kata Kunci: mitigasi, bencana, banjir
GAMBARAN PEMERIKSAAN HBSAG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK PRATAMA KABUPATEN KUDUS Arief Adi Saputro; Okta Yosiana Dewi; Yunita Rusidah; Nurul Islamiyah
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 5, No 1 (2024): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v5i1.2212

Abstract

Virus Hepatitis B (HBV) adalah virus yang menyebabkan peradangan atau infeksi pada sel hati. Kejadian hepatitis yang sama mungkin terjadi sepanjang trimester ketiga kehamilan. Sebuah penelitian menemukan bahwa 9,5% kasus virus hepatitis terjadi pada trimester pertama, 32% pada trimester kedua, dan 58% pada trimester ketiga. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat gambaran pemeriksaan skrining HBsAg pada Ibu Hamil Trimester III di Klinik Pratama Kabupaten Kudus. Penelitian dilakukan di Klinik Pratama Kabupaten Kudus Pada Bulan Juni 2023. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu hasil pemeriksaan ibu hamil  yang melakukan pemeriksaan anti-HbsAg di Klinik Pratama. Besar sampel ditentukan menggunakan “Total Sampling” dengan 41 ibu hamil pada trimester III. Sampel serum darah digunakan untuk pemeriksaan HBsAg menggunakan Rapid Test stik dengan metode consecutive sampling. Dari hasil analisis data yang dilakukan terdapat ibu hamil yang memiliki usia 35 tahun sebanyak 6 responden (14,63). Ibu hamil trimester 3 yang mengalami anemia  sebanyak 11 gr/dl sebanyak 14 (34,14%) yang menandakan adanya anemia pada ibu hamil. Distribusi hasil pemerikasaan HBsAg pada Ibu Hamil Trimester III. Responden berjumlah 41 ibu hamil yang mengikuti pemeriksaan HBsAg, tidak ditemukan ibu hamil positif HBsAg di Klinik Pratama Kabupaten Kudus. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap gambaran pemeriksaan HbsAg dengan Ibu Hamil Trimester III menunjukkan bahwa seluruh ibu hamil negatif (100%).
PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU MENGGUNAKAN METODE GLUCOSE OXIDASE – PEROXIDASE AMINOANTYPIRIN (GOD-PAP) DAN STRIP TEST POCT (POINT CARE OF TESTING) Okta Yosiana Dewi; Arief Adi Saputro; Nurul Islamiyah; Shinta Dwi Kurnia
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 4, No 2 (2023): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v4i2.2044

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Prevalensi penyakit diabetes melitus telah mencapai tingkat atau proporsi epidemik di beberapa negara dan menjadi sebuah perhatian yang penting dalam dunia kesehatan. Upaya pencegahan terhadap diabetes melitus dapat dilakukan melalui skrining dengan pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu. Metode GOD-PAP telah ditetapkan sebagai baku standar emas untuk pemeriksaan glukosa darah. Namun, saat ini banyak dipasarkan alat pengukur kadar glukosa darah cara reagen kering(POCT) yang umumnya sederhana dan mudah. Secara berkala, hasil pemantauan dengan cara reagen kering perlu dibandingkan dengan baku emas yaitu GOD-PAP. Tujuan: Mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan glukosa darah metode GOD-PAP dan strip POCT. Metode: Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 16 sampel.  Hasil: Hasil pemeriksaan kadar glukosa darah metode GOD-PAP didapatkan hasil rerata sebesar 91.87 mg/dL, kadar darah metode strip POCT didapatkan hasil rerata sebesar 83.56 mg/dL. Uji Independent T Test dengan tingkat selang kepercayaan 95% didapatkan p = 0,037  ( p 0,05 ). Kesimpulan : terdapat perbedaan hasil antara glukosa darah metode GOD-PAP dan strip POCT