Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI KEGIATAN SENAM DAN SKRINING KESEHATAN PADA KELOMPOK RISIKO TINGGI Amarilla Melati; Tassya Yanurifsa Ameilia; Mohammad Sholahudin; Usamah Jundullah; Diah Widowati; Dwi Mei Anggraini; Fatihatul Husna; Inayah Alviorizka Pujanti; Muhamad Jauhar; Sukarmin Sukarmin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2721

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi isu kesehatan di berbagai belahan dunia. Hal ini di sebabkan oleh perilaku masyarakat yang tidak sehat sehingga berdampak pada komplikasi penyakit dan kematian. Strategi pengendalian dan pencegahan PTM melalui skrining dan senam dan skrining kesehatan menjadi langkah strategis dalam mencegah peningkatan angka morbilitas dan mortalitas. Tujuan dari program ini adalah mengidentifikasi penyakit tidak menular melalui pemeriksaan sederhana dan partisipasi masyarakat dalam mengikuti senam sehat. Sasaran dari kegiatan ini adalah 37 orang masyarakat desa Demangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024. Aspek yang diukur dalam kegiatan ini yaitu kadar gula darah dan kadar asam urat. Metode yang digunakan pada senam adalah metode demonstrasi, gerakan senam akan dipimpin oleh instruktur senam dan pelaksanaan skrining kesehatan PTM GDS dilakukan oleh mahasiswa KKN. Hasil pengukuran dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil skrining menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki kadar gula darah normal sebanyak 34 orang (91,8%) dan kadar asam urat normal sebanyak 15 orang (71,4%). Program pengabdian masyarakat di desa Demangan telah berhasil memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan temuan kasus baru diabetes melitus dan gout arthritis melalui pemeriksaan sederhana. Senam sehat dan skrining kesehatan memberikan informasi yang berguna untuk mengelola kesehetan mereka dengan lebih baik dalam upaya pencegahan PTM.
Hubungan antara Persepsi Penyakit dan Kepatuhan Diet dengan Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Purbowati; Amarilla Melati; Sri Siska Mardiana; Yulianto
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 18 No. 1 (2026): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v18i1.882

Abstract

Manajemen diabetes perlu dilaksanakan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kesehatan pasien. Salah satu parameter untuk menilai keberhasilan manajemen diabetes adalah kadar HbA1c. Beberapa faktor dapat dimodifikasi yang mempengaruhi manajemen diabetes meliputi persepsi pasien terhadap penyakit dan kepatuhan diet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara persepsi penyakit dan kepatuhan diet dengan kontrol glikemik pada pasien diabetes. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah pasien rawat inap diabetes di RSUD Kudus. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu pasien diabetes yang dirawat selama bulan Mei 2025, diperoleh 51 pasien. Pengumpulan data persepsi penyakit dilakukan dengan menggunakan formulir Brief Illness Perception Questionnaire (BIPQ) (Cronbach's alpha 0,74) yang terdiri dari 8 pertanyaan dan kepatuhan diet dengan kuesioner standar yang berisi 18 pertanyaan, data HbA1c diperoleh dari pemeriksaan laboratorium. Data HbA1c menunjukkan bahwa 13 (25,5%) pasien memiliki kadar glikemik terkontrol, sementara 38 (74,5%) pasien memiliki kadar glikemik tidak terkontrol. Persepsi pasien terhadap penyakit kategori positif sejumlah 28 (54,9%) pasien dan persepsi negatif 23 (45,1%) pasien. Pasien yang patuh terhadap diet berjumlah 29 (56,9%) pasien dan tidak patuh pada 22 (43,1%). Hasil uji korelasi chi-square menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara persepsi penyakit dan kepatuhan diet dengan kontrol glikemik pada pasien diabetes (p > 0,05).