Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN BRAND IMAGE TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN SAAT PANDEMI COVID-19 DI PUSAT TERAPI HOLISTIK NSA KUDUS Nur Shabrina Al Baiti; Milad Nufal Akbar; Herri Wijaya
JURNAL BISNIS DIGITAL DAN SISTEM INFORMASI Vol 4, No 1 (2023): JURNAL BISNIS DIGITAL DAN SISTEM INFORMASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/bidisfo.v4i1.2007

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dari banyaknya Klinik Terapi yang berada di Kabupaten Kota Kudus.Menuntut kemampuan Klinik Terapi dalam melakukan pemasaran, untuk dapat menarik konsumen agarmenggunakan jasa dan produknya bahkan hingga konsumen melakukan pembelian ulang. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh brand image terhadap keputusan minat beli konsumendalam pembelian obat obatan herbal dan pelayanan jasa terapi. Dan hasil penelitian ini menunjukanbahwa brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen secara langsungterhadap keputusan pembelian obat obatan herbal dan pelayanan jasa terapi. Apalagi disaat pandemiccovid-19 yang membuat peran brand image ini sangat dibutuhkan sekali dalam menarik kepercayaankonsumen.
Pengaruh Penerapan Strategi Konten Instagram Jenang Mubarok Terhadap Persepsi dan Minat Beli Konsumen Generasi Z Nur Shabrina Al Baiti
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.3036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi konten Instagram Jenang Mubarok terhadap persepsi dan minat beli konsumen Generasi Z. Generasi ini dikenal sebagai digital native yang sangat terpapar media sosial, sehingga strategi konten digital menjadi faktor penting dalam membangun citra merek sekaligus mendorong keputusan pembelian. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner online kepada 100 responden Generasi Z yang aktif menggunakan Instagram serta pernah berinteraksi dengan akun resmi @jenang mubarok.official. Variabel yang diteliti meliputi kualitas visual, kejelasan pesan, interaktivitas, dan konsistensi unggahan sebagai variabel independen; persepsi konsumen sebagai variabel mediasi; serta minat beli sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Instagram berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi, persepsi berpengaruh signifikan terhadap minat beli, dan terdapat efek mediasi parsial dalam hubungan keduanya. Faktor yang paling dominan adalah kejelasan pesan promosi dan nilai budaya produk yang autentik. Secara praktis, hasil ini menegaskan bahwa strategi konten kreatif, konsisten, serta berbasis nilai budaya mampu meningkatkan keterhubungan emosional Generasi Z dan memperkuat minat beli pada produk lokal tradisional.
PENDEKATAN EDUKATIF UNTUK MENGURANGI PENGGUNAAN GADGET BERLEBIH DI SD 2 BESITO KUDUS Melvin Dewi Rosita; Purbowati Purbowati; Supardi Supardi; Nur Shabrina Al Baiti; Osama Maulana Haq; Syamsul Hadi; Danang Feby Saputra; Fahima Nur Shofia; Diva Fitriana Putri; Regita Adiba Fayza Purwoko; Khuril Aeni; Dwi Maya Ratna Sari; Mahardini Ayu Faradilla; Finkanita Salsabila; Anita Putri Rahayu; Putri Luthfiana Anggraeni; Mohammad Hasan Zuwad; Desy Meliasari; Zanadira Althofia
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2831

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan di kalangan siswa sekolah dasar menjadi tantangan dalam dunia pendidikan, termasuk di SD 2 Besito Kudus. Kebiasaan ini dapat berdampak negatif pada konsentrasi belajar, interaksi sosial, serta kesehatan fisik dan mental siswa. Pengapdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penggunaan gadget yang berlebihan serta menerapkan pendekatan edukatif dalam mengatasinya. Pendekatan yang diterapkan meliputi sosialisasi dan edukasi, pembatasan penggunaan gadget di sekolah, peningkatan aktivitas fisik dan sosial, serta penerapan metode pembelajaran interaktif. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa siswa mulai memahami pentingnya penggunaan gadget secara bijak, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam belajar dan meningkatkan interaksi sosial. Dengan demikian, pendekatan edukatif dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap gadget di kalangan siswa sekolah dasar.