Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Guru di TK Tahfidz Raudhatul Qur’an Septiana Nedisya Maharani; Sabna Ainazah Fatikhah
JOMI: Jurnal Organisasi dan Manajemen Indonesia Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV. MEDIA PENA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kinerja guru merupakan aspek krusial dalam pengelolaan lembaga pendidikan, terlebih di lingkungan pendidikan berbasis nilai seperti TK Tahfidz Raudhatul Qur’an Lubuklinggau. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam meningkatkan kinerja guru di lembaga tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MSDM di TK Tahfidz Raudhatul Qur’an Lubuklinggau mencakup perencanaan dan rekrutmen berbasis nilai keislaman, pelatihan rutin internal dan eksternal, penilaian kinerja secara berkala melalui observasi dan masukan orang tua, serta motivasi kerja yang dibangun melalui pendekatan spiritual dan penghargaan simbolik maupun finansial. Meskipun implementasi MSDM cukup sistematis, terdapat beberapa tantangan seperti belum optimalnya digitalisasi data dan keterbatasan insentif jangka panjang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa manajemen SDM yang terarah dan berbasis nilai mampu meningkatkan kinerja guru secara signifikan, dan perlu ditingkatkan melalui inovasi pelatihan serta sistem evaluasi yang lebih modern.
Efektivitas Program Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan Tenaga Kependidikan di Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sumatera Garin Prayesiana; Sabna Ainazah Fatikhah
JOMI: Jurnal Organisasi dan Manajemen Indonesia Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV. MEDIA PENA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan dan pengembangan keterampilan tenaga kependdikan di FTI ITERA. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penggunaan metode survei yang melibatkan 23 responden yang merupakan tenaga kependidikan di Fakultas Teknologi Industri ITERA. Temuan menunjukkan bahwa program pelatihan berdampak positif pada peningkatan keterampilan teknis dan soft skills. Faktor-faktor penentu efektivitas pelatihan termasuk relevansi materi, kompetensi instruktur, metode pelatihan, dan keberlanjutan program. Rekomendasi melibatkan upaya untuk meningkatkan frekuensi evaluasi program dan persyaratan yang lebih ketat untuk keberlanjutan kompetensi tenaga kependidikan. Rekomendasi diarahkan pada peningkatan frekuensi evaluasi program dan pengembangan sistem pelatihan berbasis kebutuhan individu.
Faktor penentu niat beli produk organik di kalangan generasi z di Indonesia Ledy Yolanda; Sabna Ainazah Fatikhah
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30034935000

Abstract

Kesadaran Generasi Z terhadap isu kesehatan dan lingkungan semakin meningkat, namun pemahaman mengenai faktor psikologis yang memengaruhi niat pembelian produk organik, khususnya buah dan sayur, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived consumer effectiveness (PCE), perceived healthiness (PH), dan subjective norms (SN) terhadap purchase intention (PI) produk organik di kalangan Generasi Z di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui survei online dari 300 responden Generasi Z yang dipilih menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PCE (β = 0,35, p < 0,01), PH (β = 0,28, p < 0,05), dan SN (β = 0,22, p < 0,05) berpengaruh signifikan terhadap PI, dengan PCE sebagai faktor dominan. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya faktor psikologis dalam membentuk niat pembelian produk organik. Penelitian ini merekomendasikan agar pemasar menekankan manfaat lingkungan dan kesehatan dalam strategi pemasaran serta mengembangkan kampanye berbasis komunitas untuk meningkatkan norma subjektif di kalangan Generasi Z
Pengaruh literasi keuangan, persepsi risiko lingkungan, dan toleransi risiko terhadap keputusan investasi generasi milenial di indonesia Sabna Ainazah Fatikhah
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30034937000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, persepsi risiko lingkungan, dan toleransi risiko terhadap keputusan investasi generasi milenial di Indonesia. Generasi milenial dipilih karena mereka merupakan kelompok demografis dengan potensi besar dalam pasar modal, namun sering menghadapi tantangan dalam memahami risiko dan literasi keuangan. Penelitian ini relevan untuk memahami bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi keputusan investasi dalam konteks pasar modal Indonesia yang dinamis. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 141 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden merupakan individu berusia 27–43 tahun yang telah melakukan transaksi saham di pasar modal minimal satu kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan investasi (path coefficient = 0,12; t-statistic = 1,24). Sebaliknya, persepsi risiko lingkungan memiliki pengaruh positif dan signifikan (path coefficient = 0,34; t-statistic = 3,21), begitu pula dengan toleransi risiko (path coefficient = 0,41; t-statistic = 4,12). Temuan ini mengindikasikan bahwa generasi milenial lebih dipengaruhi oleh persepsi risiko dan kenyamanan mereka terhadap risiko dibandingkan dengan tingkat literasi keuangan dalam membuat keputusan investasi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi lembaga keuangan dan regulator untuk meningkatkan edukasi investasi dengan mempertimbangkan faktor lingkungan dan toleransi risiko dalam menyusun strategi pemasaran dan kebijakan. Selain itu, edukasi literasi keuangan yang lebih terintegrasi dengan aspek risiko dapat membantu generasi milenial mengambil keputusan investasi yang lebih optimal.
The Mediating Role Of Business Performance In The Relationship Between Financial Literacy And Business Sustainability Among MSMES In Malang Indonesia Sabna Ainazah Fatikhah; Yanuar Trisnowati; Ruhil Arwani Husein
Jurnal Manajerial Vol. 13 No. 01 (2026): Jurnal Manajerial
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jurnalmanajerial.v13i01.10739

Abstract

Background – This study investigates the relationship between financial literacy and business sustainability among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Malang Regency/City, emphasizing the mediating role of business performance. The research aims to uncover how financial literacy affects operational decisions and outcomes, offering practical insights for improving long-term sustainability. Aim – This study aims to explain in detail the effect of financial literacy on MSME sustainability, while considering the mediating role of business performance. The focus is to identify the extent to which financial knowledge influences operational efficiency and the long-term resilience of businesses. Design / methodology / approach – A quantitative method was used with a sample of 300 MSMEs that have operated for at least one year. Using simple random sampling, data were collected and analysed with Structural Equation Modelling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Findings – The results indicate that financial literacy has a positive and statistically significant effect on MSME business performance (β = 0.471; t = 8.708; p < 0.001). Financial literacy also shows a direct positive effect on business sustainability (β = 0.201; t = 3.536; p < 0.001), while business performance demonstrates a stronger direct influence on sustainability (β = 0.567; t = 12.719; p < 0.001). The model explains 22.1% of the variance in business performance and 46.9% of the variance in sustainability, indicating acceptable explanatory power. These findings confirm that business performance acts as a critical mediating mechanism through which financial literacy enhances business sustainability, suggesting that improving entrepreneurs’ financial capabilities contributes both directly and indirectly to sustainable MSME development. Conclusion – The conclusion obtained in this study is that financial literacy has a positive and statistically significant effect on MSME business performance, financial literacy has a direct positive effect on business sustainability, and business performance has a critical mediating role between financial literacy and business sustainability Research implication – The results show that financial literacy significantly improves MSME performance (β = 0.471; p < 0.001) and sustainability (β = 0.201; p < 0.001), while performance strongly drives sustainability (β = 0.567; p < 0.001). These empirical patterns indicate that financial education initiatives should be prioritized because they improve performance first, which then strengthens sustainability. Policymakers are therefore encouraged to design targeted, practical financial programs linked to performance coaching. Limitations – The study is limited to the Malang region and uses a quantitative design. It focuses on three variables, excluding factors like access to financing, government support, technology, and market dynamics.