Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Pengantar Manajemen dalam Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Konsep Kepemimpinan dan Pengorganisasian: Kajian Literatur Sistematis Johan Paulo Negos; Jonatan Basrianto Kudadiri; Jones Wahyu Simamora; Yanri Girsang; Zaki Amirza Saragih; Lokot Muda Harahap
JOMI: Jurnal Organisasi dan Manajemen Indonesia Vol 3 No 3 (2025)
Publisher : CV. MEDIA PENA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67352/jomi.v3i3.117

Abstract

Mata kuliah Pengantar Manajemen merupakan fondasi fundamental yang memberikan dasar bagi mahasiswa dalam memahami berbagai konsep manajemen, khususnya aspek kepemimpinan dan pengorganisasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran mata kuliah Pengantar Manajemen dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap kedua konsep tersebut melalui pendekatan kajian literatur. Metode penelitian menggunakan literature review sistematis dengan analisis isi (content analysis) terhadap berbagai sumber ilmiah, termasuk buku teks manajemen, artikel jurnal, dan laporan penelitian yang membahas efektivitas pembelajaran manajemen dasar. Data dikumpulkan melalui reduksi literatur, kategorisasi tematik, sintesis temuan, dan penarikan kesimpulan secara kritis. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pengantar Manajemen memiliki peran krusial sebagai scaffolding kognitif yang membentuk pemahaman awal mahasiswa terkait fungsi-fungsi manajemen, evolusi teori kepemimpinan (dari Trait Theory menuju Contingency Theory), dinamika kerja kelompok, dan struktur organisasi. Pemahaman mendalam terhadap konsep pembagian kerja, jalur komando, koordinasi, dan pendelegasian berfungsi sebagai baseline knowledge yang memperkuat kesiapan mahasiswa dalam mengasimilasi materi manajemen tingkat lanjut seperti Perilaku Organisasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Kajian ini menekankan pentingnya implementasi strategi pembelajaran interaktif dan partisipatif seperti studi kasus, diskusi kelompok, dan simulasi peran untuk mengatasi persepsi mahasiswa bahwa mata kuliah ini terlalu teoretis, serta mengoptimalkan kemampuan analisis, berpikir kritis, dan pemahaman konseptual mahasiswa secara holistik.
ANALISIS MANAJEMEN PRODUKSI RM MINANG ASLI: STUDI KASUS UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN KUALITAS HIDANGAN Gracia Octaviani Hutagalung; Jones Wahyu Simamora; Kezia Frygita Simbolon; Raysa Putri Nabila Hasibuan; Rotua Sahat P. Simanulang
LAND JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v7i2.4610

Abstract

UMKM rumah makan memiliki peranan strategis dalam menopang perekonomian lokal, tidak hanya sebagai penyedia layanan kuliner bagi masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja serta perputaran bahan baku dari sektor hulu. Meskipun demikian, banyak UMKM kuliner menghadapi berbagai kendala operasional, seperti proses produksi yang kurang efisien dan ketidakstabilan kualitas hidangan yang disajikan. Penelitian ini dilakukan di RM. Minang Asli yang berlokasi di Jl. Setia Budi No.115, Tanjung Sari, Medan, dengan tujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang muncul di dapur, menelaah pola pengelolaan persediaan bahan baku, serta memahami mekanisme yang digunakan untuk menjaga konsistensi kualitas masakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus yang meliputi observasi langsung terhadap aktivitas dapur, wawancara mendalam dengan pemilik dan karyawan, serta peninjauan dokumen seperti catatan pembelian dan data penjualan. Hasil penelitian mengungkap adanya pemborosan waktu dalam tahap penyiapan bahan, sistem pengaturan stok yang belum tertata dan terdokumentasi secara optimal, serta ketidakkonsistenan rasa dan porsi antar shift kerja. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penyusunan SOP dapur yang lebih terstruktur, penerapan metode manajemen persediaan yang sistematis, pelaksanaan pelatihan rutin mengenai standar resep dan kebersihan, serta pemanfaatan pencatatan digital guna mempermudah pemantauan stok maupun transaksi penjualan. Implementasi langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, menekan potensi kesalahan, dan menghasilkan kualitas hidangan yang lebih konsisten.
ANALISIS PRAKTIK TRANSFER PRICING PADA PT ADARO ANDALAN INDONESIA TBK DALAM PERUSAHAAN TERDAFTAR DI BEI (BURSA EFEK INDONESIA) Johan Paulo Negos S; Jones Wahyu Simamora; Novita Yanti Sari Aritonang; Nesmada Putri Manullang; Putri Kemala Dewi Lubis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14442

Abstract

This study aims to analyze the transfer pricing practices at PT Adaro Andalan Indonesia Tbk as a company listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The study is motivated by the high volume of related-party transactions in multinational companies which may affect profit distribution and corporate tax obligations. The research employed a descriptive qualitative method with a case study approach. The data were obtained from the company’s 2025 interim financial statements, annual reports, and supporting data from the Indonesia Stock Exchange. Data collection was conducted through documentation studies by analyzing subsidiary structures, related-party transactions, and the company’s financial condition. The results indicate that the company has numerous subsidiaries located in Indonesia, Singapore, Mauritius, Malaysia, and Australia, which support transactions among entities within the same business group. In addition, related-party receivables amounting to USD 86,484 thousand and related-party payables amounting to USD 292,513 thousand were identified, indicating transfer pricing activities within the company’s operations. However, based on the financial statement analysis, these practices are still within applicable regulations and no direct evidence of tax violations was found. This study emphasizes the importance of implementing the arm’s length principle and maintaining transparency in related-party transactions to minimize the risk of transfer pricing abuse.
Analisis Praktik Percaloan dalam Rekrutmen Anggota Kepolisian NKRI dan dampaknya Terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia Hilma Harmen; Hannes Inmanuel Sinaga; Jones Wahyu Simamora; Nesmada Putri Manullang; Novita Yanti Sari Aritonang; Veri Sangap Tua Pasaribu
Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2026): Juni, Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimbik.v6i2.2206

Abstract

The practice of brokerage in the recruitment of members of the Indonesian National Police still occurs frequently and poses a serious problem, as it can undermine the selection process, which should be fair and merit-based. This typically occurs due to the high public interest in joining the police force, a situation exploited by certain individuals to seek personal gain through improper means. This study aims to understand how recruitment brokerage occurs and its impact on the quality of human resources within the police force. The method used is a qualitative approach, analyzing several cases that have occurred in the community. The findings indicate that recruitment brokerage can lower the competency of officers, weaken integrity and work ethics, and reduce professionalism in the performance of duties. Furthermore, this practice prevents genuinely more competent candidates from receiving equal opportunities, thereby hindering the development of high-quality human resources. Another consequence is a decline in public trust in the police institution. Therefore, more serious efforts are needed to enhance transparency and oversight so that the recruitment process can proceed effectively and produce high-quality officers.