Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Budidaya Sayuran Microgreens dan Hidroponik Untuk Ketahanan Pangan dan Pendapatan Alternatif Keluarga ‘Aisyiyah Jakarta Rita Puspitasari; Ade Sumiahadi; Erlina Rahmayuni; Dian Tanjung; Dirgahani Putri; Meisanti; Dessy Putri; Sugiatmi; Nani Muksin; Ragil Maulana; Muhammad Rifqi; Sabina Cecilia
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7804

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat di Jakarta menyebabkan berkurangnya lahan pertanian serta meningkatnya risiko ketergantungan pangan dari luar wilayah. Upaya untuk mengatasi tantangan ini, dilakukan program pelatihan dan pendampingan budidaya microgreens dan hidroponik kepada anggota PWA ‘Aisyiyah Jakarta. Rangkaian kegiatan dilaksanakan sekitar 3 bulan yaitu April-Juni 2025 dan bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga serta mendorong kemandirian pangan masyarakat perkotaan, khususnya ibu-ibu. Sebanyak 20 peserta terpilih dari enam wilayah Jakarta mengikuti program ini setelah melalui tahap seminar dan seleksi. Program dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu survei awal, pelaksanaan, evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa 53,8% peserta tertarik mengembangkan kedua teknik budidaya, dan 80% menyatakan keinginan untuk terus menanam sayuran sehat di rumah. Sebagian besar peserta berhasil memanen microgreens dan mengolahnya menjadi makanan bergizi, meskipun masih ditemukan kendala teknis yang memerlukan pendampingan lanjutan. Program ini terbukti meningkatkan pengetahuan, motivasi, serta peluang pendapatan alternatif melalui budidaya sayuran di lahan sempit.
Rice Husk Biochar as an Amendment to Improve Sweet Corn Performance on Bengkulu Entisols Welly Herman; Umi Salamah; Erlina Rahmayuni; Zulkarnain Zulkarnain
Indonesian Journal of Sustainable Agriculture and Environmental Sciences (IJSAES) Vol. 1 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Sustainable Agriculture and Environmental Sciences (IJSAE
Publisher : CV. Truly Science Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65896/ijsaes.v1i3.20

Abstract

Background: Entisol soil in the coastal area of ​​Bengkulu has low fertility with limited organic matter and nutrient contents, so it requires soil amendments to increase plant productivity. Aim: This study aims to evaluate the effectiveness of rice husk biochar on improving soil chemical properties and increasing sweet corn (Zea mays saccharata) yield. Methods: The experiment was conducted on a polybag scale (10 kg of soil per polybag) using a Completely Randomised Design (CRD) with four doses of rice husk biochar (0, 5, 10, and 15 t/ha), with each treatment repeated six times. Biochar was produced through indirect pyrolysis at a temperature of approximately 400 °C, incubated for four weeks, and applied to the soil at 50% of the recommended fertilizer dose. Results: The analysis results showed that the application of rice husk biochar had a significant effect (p < 0.05) on increasing soil pH, organic carbon (C), total nitrogen (N), and cation exchange capacity (CEC). A dose of 10 t/ha increased soil pH from 6.01 to 6.61, organic C from 2.09% to 2.81%, total N from 0.11% to 0.17%, and CEC from 4.98 to 5.64 cmol(+)/kg, significantly higher than the control (p < 0.05). This increase in fertility directly impacted the growth and yield of sweet corn, with cob weight reaching 437.5 g, significantly greater than the control at p < 0.05, but not significantly different from the dose of 15 t/ha. Conclusion: Thus, rice husk biochar at a dose of 10 t/ha effectively improves Entisol soil quality and increases sweet corn yields, and has the potential to be applied as a sustainable agricultural innovation in tropical marginal lands.