Penggunaan antibiotik mulai mengalami pergeseran dari tahun ke tahun, tidak jarang masyarakat menggunakan antibiotik dengan tidak tepat. Berbagai faktor mempengaruhi tingkat pengetahuan pada kalangan masyarakat antara lain adalah faktor sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor sosial usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan masyarakat dengan pengetahuan tentang penggunaan antibiotik pada masyarakat Desa Jatisarono Kulon Progo. Jenis penelitian ini adalah survei analitik keterkaitan variabel faktor sosial dan variabel pengetahuan tentang penggunaan antibiotik, dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria inklusi warga usia 18-55 tahun dan mengkonsumsi antibiotik tanpa resep dokter. Jumlah sampel sebanyak 98 orang responden, dan pengambilan data pada periode Februari 2022. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dan kendall tau, serta instrument yang digunakan adalah kuisioner dalam bentuk google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara usia dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik responden dengan p value 0,317 (p0,05). Ada hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik responden dengan p value 0,042 (p0,05). Ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik responden dengan p value 0,000 (p0,05). Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara faktor sosial dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotik pada masyarakat Desa Jatisarono Kulon Progo. Penelitian selanjutnya dapat melanjutkan studi yang tidak terbatas pada karakteristik responden, namun dapat memperluas faktor meliputi pekerjaan maupun ekonomi.