Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Input Sistem Rujukan Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Jepara Indrianingrum, Irawati; Woro Kasmini Handayani, Oktio
Public Health Perspective Journal Vol 2, No 2 (2017): August 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.921 KB)

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebagai badan pelaksana merupakan badan hukum publik yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sistem  rujukan diselenggarakan  dengan  tujuan  memberikan pelayanan  kesehatan  secara  bermutu sehingga tujuan  pelayanan  tercapai  tanpa  harus menggunakan biaya yang mahal. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan  Pelaksanaan Sistem Rujukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Petama Kabupaten Jepara.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling dan dapat dikembangkan lagi dengan teknik snowball.  Input untuk sarana prasarana sudah sesuai dengan standar dan kriteria teknis yang dipersyaratkan pada awal seleksi dan kredensialing dari dinas kesehatan dan BPJS Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan yang bekerjasama. Untuk Tenaga pelaksana sudah sesuai dengan tupoksinya, sesuai standar prosedur dan kompetensi non spesialistik pada 144 penyakit. Rujukan BPJS Kesehatan tidak ada penambahan biaya, sesuai kelas, sesuai dengan kapitasi dan kepesertaan yang terdaftar sedangkaan metode pelayanan rujukan BPJS Kesehatan sesuai alur rujukan dan berjenjang serta obat yang diberikan adalah obat generik dan diberikan sesuai indikasi medis serta dalam penyediaann obat dari kapitasi.Social Security Agency of Implementing Agency (BPJS) Kesehatan as a public legal entity set up to organize the health insurance program for all Indonesian people. The referral system was organized with the aim of providing quality health care services so that the goal is achieved without having to use an expensive cost. The purpose of this study is to describe the Referral System Implementation of Social Security Agency (BPJS) Kesehatan in Health Care Facilities of First Instance Jepara regency.       This research is a qualitative descriptive study. Sources of data in this research was determined by purposive sampling and can be developed further with the snowball technique.The input stage of the infrastructure is in conformity with the standards and technical criteria required at the beginning of the selection and kredensialing from the health department and BPJS on Health Facilities in cooperation. For the executive power is in conformity with tupoksinya, according to the standard procedures and non specialist competence in the 144 diseases. Referral BPJS no additional cost, appropriate classes, according to capitation and registered membership and method BPJS appropriate referral services and tiered referral flow and a given drug is a generic medicine and given appropriate medical indication as well in drug provision of capitation.
The Effectiveness of Circular Hip Massage and Knee Press Massage toward Intensity Change of Labor Pain Khoirunnisa', Fania Nurul; indrianingrum, Irawati; Tristanti, Ika
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v15i1.15783

Abstract

Pain due to labor contraction will cause discomfort therefore pain management is needed to avoid negative effects on both mothers and fetuses. There are some methods in pain management. Pharmacological method has side effects meanwhile non-pharmacological method is more efficient and has minimal side effects. Massage is a non-pharmacological method which may overcome the pain of delivery (p <0.05). There is an easy method to use and support the delivery assistance for Mother’s Day Care, namely Circular Hip and Knee Press Massage. The aim of this study is to know the effectiveness of Circular Hip Massage and Knee Press Massage on the intensity of labor pain with the experimental quasi design. Thr research subjects were 52 pregnant mothers in March to July 2018 at the Maternity Home (RB) and Practice Midwives (BPM) in the Kudus Regency.. Based on the Wilcoxon test, the Circular Hip and Knee Press Massage methods are effective to overcome the pain of delivery (p <0.05). From Mann-Whitney Test can be concluded that there is a difference in the effectiveness of Circular Hip and Knee Press Massage on the Intensity change of labor Pain. The intensity change of labor Pain with Circular Hip Massage (CHM) is 0.9, median of 1 (SD 0.445). Meanwhile, the intensity change of labor Pain with Knee Press Massage (KPM) is 0.38, median of 0.5 (SD 0.697). The results of the study are expected to be a reference for the development of scientific health knowledge for mothers and children related to labor pain management.
Pemanfaatan Aplikasi M-Health untuk Meningkatkan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Pencegahan Adanya Tanda Bahaya Kehamilan pada Ibu Hamil Indah Puspitasari; Irawati Indrianingrum
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah komplikasi kehamilan tentunya membawa dampak buruk bagi ibu maupun janinnya, sehingga menjadipenyebab tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia diantaranya perdarahan, eklampsia, komplikasi abortus,sepsi, dan partus lama. Komplikasi kehamilan sebenarnya dapat dicegah melalui perawatan dan pemeriksaankehamilan secara rutin ke tenaga kesehatan. Tujuan pemeriksaan kehamilan ini adalah agar kemungkina terjadinyakomplikasi kehamilan dapat dideteksi secara dini dan segera mendapat penanganan yang cepat dan tepat, sehingga ibu hamil dapat menjalani proses kehamilan dengan aman, lancar, dan sehat (Kemenkes RI, 2014). Pada era digital,penggunaan teknologi memungkinkan untuk penyebaran informasi kepada ibu hamil dalam upaya meningkatkanpelayanan antenatal. Penggunaan telepon genggam pada pelayanan kesehatan disebut m-Health. Tujuan dalampenelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan aplikasi m-health untuk meningkatkan pengetahuan, sikap danperilaku pencegahan adanya tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil. Metode penelitian dengan quasi eksperimen,total sampel 58 ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Gribig, dibagi dua kelompok, yaitu 28 ibu hamil kelompokintervensi dan 28 ibu hamil kelompok kontrol. Hasilnya, terdapat perbedaan yang bermakna terhadap pengetahuandengan nilai (p<0,05), yang berati bahwa Aplikasi m-health memengaruhi tingkat pengetahuan ibu hamil tentangtanda bahaya kehamilan trimester III dibanding buku KIA. Kata Kunci: kehamilan, tanda bahaya kehamilan, m-health
Efektivitas Pemeberian Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Iseh Widyawati; Irawati Indrianingrum; Indah Puspitasari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2573

Abstract

Anemia dapat menyebabkan kekurangan oksigen yang diperlukan untuk fungsi optimal sel dan organ. Gejala anemia antara lain kelelahan, pusing, sesak napas, dan kulit pucat. Pada ibu hamil, anemia berisiko menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin, sehingga pemeriksaan dan penanganan yang tepat sangat diperlukan. Pengobatan anemia dapat dilakukan dengan mengonsumsi tablet zat besi atau meningkatkan asupan protein, salah satunya melalui sari kacang hijau. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sari kacang hijau dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pre-test post-test, melibatkan 30 responden. Analisis dilakukan untuk mengamati perubahan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah konsumsi sari kacang hijau serta menilai manfaatnya bagi kesehatan ibu hamil. Sampel yang diikutsertakan diambil melalui teknik purposive sampling. Temuan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 93,3% responden mengalami anemia ringan, sementara 6,7% memiliki kadar hemoglobin normal. Setelah perlakuan, 76,7% responden mencapai kadar hemoglobin normal, sedangkan 23,3% masih mengalami anemia ringan. Hasil uji statistik (p = 0,000) mengonfirmasi perbedaan signifikan sebelum dan setelah perlakuan, sehingga sari kacang hijau terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dan direkomendasikan sebagai intervensi alami.
Penerapan Terapi Musik Klasik untuk Menurunkan Intensitas Nyeri pada Pasien Pasca Sectio Caesarea di Rumah Sakit Hj. Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak Kestiowati, Lia; Indrianingrum, Irawati; Kulsum, Ummi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio caesarea merupakan salah satu metode persalinan yang banyak dikenal pada masa kini. Sectio caesarea adalah suatu tindakan pembedahan dengan cara memberikan sayatan pada dinding depan uterus untuk membantu proses persalinan.. Pada ibu yang baru melahirkan, nyeri pasca sectio caesarea bisa menyebabkan masalah seperti kesulitan bergerak dan menemukan posisi nyaman saat menyusui. Tindakan non-farmakologi mencakup Penerapan terapi music klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan terapi music klasik untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca sectio caesarea di Rumah Sakit hj. Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak tahun 2025. Studi ini menggunakan quasy experiment pretest – posttest design one group. Variabel bebas terapi music dan yang terikat nyeri post SC, Lokasi penelitian Rumah Sakit hj. Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak dengan waktu penelitian mulai bulan febuari sampai maret 2025 dengan jumlah sampel 40 responden, untuk tekhnik samplingnnya purposive sampling dengan kriteria inklusi Ibu post partum SC hari kedua di Rumah Sakit hj. Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak, bersedia menjadi responden, tidak dalam kondisi kritis / kedaruratan dan bisa baca tulis. Kriteria eksklusi yaitu Ibu post partum SC hari kedua yang dalam kondisi kritis / kedaruratan dan mengundurkan diri jadi responden Instrument penelitian menggunakan numerik rating scale dengan intervensi penerapan music klaisk diberikan 3 kali perhari selama 2 hari, waktu pemberian 30 menit dengan tempo 60–80 ketukan per menit. Untuk Analisa menggunakan uji menggunakan uji wilcoxn. Hasil analisis statistik uji wilcoxon diperoleh p value = 0.000 lebih kecil dari nilai tingkat kemaknaan ? <0.05. maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini dapat ditarik kesimpulan bahwa ada terdapat Penerapan terapi musik untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca sectio caesarea di Rumah Sakit hj. Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak tahun 2025. Diharapkan tenaga kesehatan, khususnya perawat dan bidan, dapat mempertimbangkan penerapan terapi musik sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca sectio caesarea.
The Effect of Bengkung Use on Abdominal Circumference Reduction in Postpartum Women Fauziyah, Nailatul; Asiyah, Nor; Indrianingrum, Irawati
Advances in Healthcare Research Vol. 3 No. 2 (2025): March - August
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahr.v3i2.575

Abstract

Purpose: The postpartum period is a critical recovery period for mothers after childbirth and is prone to complications that contribute to high maternal mortality rates (MMR) in Indonesia. This study aims to evaluate the effect of bengkung use on reducing abdominal circumference in postpartum mothers as a non-pharmacological measure to support physical recovery after childbirth. Research Method: This study used a quasi-experimental design with a pre-test and post-test control group approach. The research subjects consisted of two groups: the experimental group, which used bengkung regularly, and the control group, which underwent early mobilization without the use of bengkung. Data collection was conducted by measuring the waist circumference both before and after the intervention. Results and Discussion: The study's results indicate that regular use of bengkung has a significant impact on reducing abdominal circumference in postpartum women. The effectiveness of bengkung in accelerating the process of uterine involution and abdominal muscle recovery is reinforced by the involvement of education and the comfort experienced by the mothers during use. Implications: These findings have a practical impact on midwifery services, particularly in integrating traditional practices that have been proven effective into standard postpartum care. Bengkung could be a safe, affordable, and locally based alternative intervention.
Efektivitas Pemeberian Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Widyawati, Iseh; Indrianingrum, Irawati; Puspitasari, Indah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2573

Abstract

Anemia dapat menyebabkan kekurangan oksigen yang diperlukan untuk fungsi optimal sel dan organ. Gejala anemia antara lain kelelahan, pusing, sesak napas, dan kulit pucat. Pada ibu hamil, anemia berisiko menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin, sehingga pemeriksaan dan penanganan yang tepat sangat diperlukan. Pengobatan anemia dapat dilakukan dengan mengonsumsi tablet zat besi atau meningkatkan asupan protein, salah satunya melalui sari kacang hijau. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sari kacang hijau dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pre-test post-test, melibatkan 30 responden. Analisis dilakukan untuk mengamati perubahan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah konsumsi sari kacang hijau serta menilai manfaatnya bagi kesehatan ibu hamil. Sampel yang diikutsertakan diambil melalui teknik purposive sampling. Temuan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 93,3% responden mengalami anemia ringan, sementara 6,7% memiliki kadar hemoglobin normal. Setelah perlakuan, 76,7% responden mencapai kadar hemoglobin normal, sedangkan 23,3% masih mengalami anemia ringan. Hasil uji statistik (p = 0,000) mengonfirmasi perbedaan signifikan sebelum dan setelah perlakuan, sehingga sari kacang hijau terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dan direkomendasikan sebagai intervensi alami.
PENGARUH PEMBERIAN PERMAINAN BEADS HOLDER TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK BAWU KAMPUS JEPARA Risa Risdiana; Irawati Indrianingrum; Ummi Kulsum; Ika Tristanti
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v3i2.1730

Abstract

Perkembangan motorik adalah aspek penting dalam kehidupan anak. Motorik terbagi menjadi kasar dan halus, dengan motorik halus yang melibatkan kontrol tangan dan kaki. Melatih motorik halus pada anak penting karena dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari dan interaksi sosial. Stimulasi diperlukan agar motorik halus berkembang optimal dan otot-otot anak menjadi lebih matang. Bermain merangkai manik-manik merupakan cara yang efektif untuk mengalihkan perhatian anak dan memperkuat kemampuan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian permainan beads holder terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di Tk Bawu Kampus Jepara. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 29 anak. Instrument penelitian menggunakan skala Denver II. Analisa bivariat menggunakan uji statitisk Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian permainan beads holder terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di Tk Bawu Kampus Jepara dengan p value = 0.000.
KEEFEKTIFAN APLIKASI M-HEALTH SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, PRILAKU PENCEGAHAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN indah puspitasari; irawati indrianingrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.908

Abstract

 Selama kehamilan, ibu hamil mengalami perubahan fisiologi dan psikologis yang  menimbulkan ketidaknyamanan, seperti mual muntah, pusing, nyeri perut bawah, dan bengkak apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat mengakibatkan komplikasi pada kehamilan. Dalam beberapa tahun terakhir terjadi evolusi cepat dalam teknologi informasi untuk digunakan dalam promosi kesehatan dan pencegahan penyakit. Penggunaan teknologi memungkinkan untuk penyebaran informasi kepada ibu hamil dalam upaya meningkatkan pelayanan antenatal. Pemanfaatan aplikasi m-Health mengakibatkan peningkatan pengetahuan tentang perawatan  kehamilan, memengaruhi sikap dan perubahan perilaku ibu hamil sehingga meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kefektifan pemanfaatan aplikasi m-health sebagai media promosi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan adanya tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil.Subjek penelitian sebanyak 56 ibu hamil pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober tahun 2020 di wilayah kerja Puskesmas Purwosari Kabupaten Kudus. Berdasarkan uji Mann Whitneyterdapat perbedaan yang bermakna terhadap pengetahuan dengan nilai (p0,05), yang berati bahwa Aplikasi m-health memengaruhi tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimester III dibanding buku KIA, sedangkan penggunaan Aplikasi m-health maupun buku KIA untuk sikap dan perilaku menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna dalam pencegahan adanya tanda bahaya kehamilan trimester III (p0,05). Hasil penelitian diharapkan dalam pelayanan antenatal care mengintegrasikan penerapan aplikasi m-health sebagai media pendidikan kesehatan yang berbasis android untuk menyampaikan informasi tentang kehamilan yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan perubahan perilaku selama kehamilan kearah yang lebih baik.
EVALUASI PROSES SISTEM RUJUKAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN KESEHATAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP) KABUPATEN JEPARA Irawati Indrianingrum; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.930

Abstract

Pada era globalisasi ini pelayanan kesehatan terus berkembang dan bertambah maju seiring berjalannya waktu. Kesadaran tentang pentingnya jaminan perlindungan sosial terus berkembang sesuai amanat pada perubahan UUD 1945 Pasal 134 ayat 2, yaitu menyebutkan bahwa negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, maka pemerintah bertanggungjawab atas pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilaksanakan oleh badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) Kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah Mengevaluasi komponen proses dalam Sistem Rujukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Jepara.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling dan dapat dikembangkan lagi dengan teknik snowball.Evaluasi proses sistem rujukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Jepara Terkait indikasi medis adalah sesuai dengan indikasi medis, sesuai kompetensi dan kapasitas dokter yang memeriksa apabila kompetensi diluar 144 diagnosa/jenis penyakit/spesialistik maka pasien dirujuk serta rujukan tidak atas permintan pasien sendiri Sedangkan pada prosedur rujukan BPJS Kesehatan sesuai dengan alur rujukan FKTP dan rujukan dilaksanakan secara berjenjang