Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN NILAI TAKIT KO NENE, KANGILA BOAT LENGE: PENGUATAN KAPASITAS LEMBAGA ADAT SE-KECAMATAN SUMBAWA Fatmawati Fatmawati; Arbi Batulante; Suharli Suharli; Satri Asriyanti
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat dan menyegarkan Kembali pemahaman lembaga adat kecamatan di Kabupaten Sumbawa tentang nilai kearifan lokal Takit Ko Nene (kesadaran ketuhanan) dan Kangila Boat Lenge (rasa malu sebagai kontrol sosial) untuk menanggulangi krisis moral generasi muda, meliputi narkoba, minuman keras, perundungan, dan erosi sopan santun. Metode yang digunakan adalah ceramah yang divariasikan dengan sesi tanya jawab interaktif selama satu hari. Kegiatan diikuti oleh lembaga adat kecamatan se-Kabupaten Sumbawa, bertempat di Istana Dalam Loka. Pemahaman peserta diukur secara kualitatif melalui indikator antusiasme, frekuensi dan kualitas pertanyaan, serta kemampuan mengartikulasikan materi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta hadir penuh (100%), 75% peserta mengajukan pertanyaan dengan proporsi pertanyaan konseptual dan aplikatif mencapai 40%, serta peserta mampu menjelaskan kembali konsep dengan bahasa dan analogi lokal. Kegiatan menghasilkan beberapa rekomendasi tindak lanjut yaitu sosialisasi rutin nilai Taket Ko Nene Kangila Boat Lenge melalui forum dan kegiatan adat, sinergi formal dengan satuan pendidikan, pendokumentasian praktik baik, serta penguatan sopan santun berbasis adap edap. Simpulannya, lokakarya ini efektif meningkatkan pemahaman ketua adat tentang nilai kearifan lokal sebagai strategi penanggulangan krisis moral generasi muda.
LITERATURE REVIEW: PENGARUH ARTIFICIAL INTELLEGENT DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN BAHASA INGGRIS Satri Asriyanti; Andi Haris; Fahmi Yahya
Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan keterampilan bahasa Inggris, khususnya pada aspek berbicara, mendengar, membaca, dan menulis. Dengan menggunakan metode literature review, penelitian ini menganalisis berbagai jurnal akademik yang relevan, yang diakses melalui Research Gate, Google Scholar, dan Semantic Scholar. Hasil analisis menunjukkan bahwa teknologi AI, seperti pengenalan suara, aplikasi chatbot, dan alat bantu menulis, memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan motivasi, kepercayaan diri, dan keterampilan komunikasi pelajar bahasa Inggris. Beberapa alat seperti Duolingo, QuillBot, dan Google Read Along berhasil membuktikan efektivitasnya dalam memberikan pengalaman belajar yang dipersonalisasi dan adaptif. Namun, penelitian juga mengungkapkan beberapa tantangan, seperti kesenjangan akses teknologi, potensi ketergantungan, serta isu etika terkait privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki potensi besar untuk merevolusi pembelajaran bahasa Inggris jika diterapkan secara bertanggung jawab. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengajar dan pelajar dalam memanfaatkan AI untuk mendukung proses pembelajaran bahasa Inggris secara optimal.
PENERAPAN METODE REWARD DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV MIN 2 MAKASSAR Rifqi Khairi Ruzqullah; Hasibuddin Hasibuddin; Muh Azhar Burhanuddin; Satri Asriyanti
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode reward terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV di MIN 2 Makassar. Reward yang diberikan berupa penghargaan atau pujian diharapkan dapat meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, di mana guru berperan sebagai peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward berdampak positif terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Reward yang diberikan tidak harus berupa benda mahal, cukup dengan perhatian dan pengakuan atas pencapaian siswa secara tepat. Hal ini tercermin dari peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan. Pada siklus I, nilai pre-test siswa sebesar 58,4% meningkat menjadi 81,1% pada post-test; sedangkan pada siklus II, nilai pre-test 71,7% meningkat menjadi 95% pada post-test. Peningkatan hasil belajar juga didukung oleh nilai N-gain, yaitu 0,55 pada siklus I dan 0,84 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan metode reward terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Kata Kunci: Reward, Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Pendidikan IPS, Siswa.
ANALISIS PERKEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN DI INDONESIA Satri Asriyanti; Awaliah Musgamy
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan komponen fundamental dalam sistem pendidikan yang menentukan arah, isi, serta mutu pembelajaran. Artikel ini menyajikan kajian literatur terhadap 15 jurnal ilmiah yang membahas dinamika perkembangan kurikulum di Indonesia, mulai dari masa pasca-kemerdekaan hingga era Kurikulum Merdeka. Fokus utama kajian meliputi transformasi kurikulum, tantangan implementasi, dampak terhadap kualitas pendidikan, serta perbandingan dengan sistem kurikulum negara lain. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun reformasi kurikulum mencerminkan kebutuhan zaman dan globalisasi, implementasinya masih menghadapi hambatan seperti rendahnya kesiapan guru, keterbatasan infrastruktur, dan kurangnya konsistensi kebijakan. Kajian ini menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang kontekstual, berkelanjutan, serta melibatkan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mencapai transformasi pendidikan yang bermakna dan berkualitas. Kata kunci: Kurikulum pendidikan, kajian literatur, implementasi kurikulum, mutu pendidikan, reformasi pendidikan Indonesia
PERKEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SD SEJAK COVID-19 HINGGA PASCAPANDEMI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEBIJAKAN BAHASA INGGRIS WAJIB SD 2027 Satri Asriyanti
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji perkembangan pembelajaran bahasa Inggris di Sekolah Dasar (SD) di Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan menelaah berbagai hasil penelitian dan laporan kebijakan yang terbit selama dan setelah pandemi Covid-19. Fokus kajian meliputi: (1) karakteristik pembelajaran bahasa Inggris di SD NTB selama masa pembelajaran jarak jauh (daring, luring, dan home visit), (2) kondisi pembelajaran pascapandemi, (3) temuan tentang prestasi dan motivasi belajar bahasa Inggris siswa SD di Lombok, (4) dampak home visit terhadap pembelajaran, serta (5) implikasi bagi kebijakan bahasa Inggris wajib SD mulai tahun ajaran 2027/2028. Literatur menunjukkan bahwa pembelajaran daring di SD menghadapi kendala serius, terutama terkait keterbatasan perangkat, jaringan, dan pendampingan orang tua, sehingga banyak sekolah mengombinasikan daring sederhana dengan luring dan home visit. Home visit terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa dengan persentase peningkatan signifikan (dari 63,33% menjadi 79,58% pada dua siklus pembelajaran). Kajian juga mengindikasikan adanya kesenjangan prestasi antara SD di kawasan wisata dan nonwisata di Lombok, serta peran positif pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Inggris. Berdasarkan sintesis literatur, artikel ini merekomendasikan penguatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, penyediaan sarana minimum yang terintegrasi dengan teknologi sederhana, model hybrid yang memanfaatkan pengalaman pandemi, serta pilot project khusus di kawasan pariwisata seperti Mandalika guna menyongsong kebijakan bahasa Inggris wajib SD 2027.