Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan daya saing PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dalam perspektif manajemen strategik dengan menggunakan pendekatan DuPont System. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis tren (time-series) terhadap data keuangan periode 2017–2024. Analisis dilakukan dengan mendekomposisi Return on Equity (ROE) menjadi tiga komponen utama, yaitu Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO), dan Equity Multiplier (EM), serta mengaitkannya dengan indikator strategik non-keuangan seperti market share, cost per unit (CPU), dan capacity utilization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPM rata-rata sebesar 12% mencerminkan profitabilitas yang stabil, namun TATO rata-rata 0,49 kali dan ROA 6% menandakan efisiensi aset yang belum optimal. EM sebesar 1,8 kali menunjukkan kebijakan pendanaan yang konservatif. Kombinasi ini menghasilkan ROE rata-rata 10%, masih di bawah benchmark industri sebesar 40%. Secara strategis, hasil analisis DuPont mengindikasikan bahwa peningkatan efisiensi aset, optimalisasi biaya produksi, dan pemanfaatan kapasitas operasi merupakan prioritas utama dalam memperkuat daya saing jangka panjang. Penelitian ini menegaskan relevansi DuPont System sebagai alat diagnosis manajerial yang terintegrasi dalam kerangka Strategic DuPont Framework untuk mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data.