Muhammad Koderi W.H.
Fakultas Teknik Unisda Lamongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN SEKOLAH TINGGI ANIMASI DI LAMONGAN TEMA METAFORA Moh. Fajar; Dhiah Agustina Qahar; Muhammad Koderi W.H.
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 01 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i01.4181

Abstract

perancangan ini bertujuan untuk merancang sekolah tinggi animasi di lamongan yang didirikan untuk mewadahi berbagai kegiatan pendidikan yang dikhususkan pada dunia animasi. selain untuk mewadahi kegiatan pedidikan perancangan sekolah tinggi animasi dilamongan ini juga berfungsi sarana pusat hiburan dan pusat perindustrian. perancangan sekolah tingi animasi di lamongan ini menggunakan tema arsitrktur metafora. yaitu mengindetifikasikan hubungan antara benda dimana hubungan sejajar.dan dan dalam perancangan ini menggunakan jenis tangible metaphors (metafora yang nyata).metafora yang berangkat, dari hal-hal visual serta karakter sebuah objek atau benda. inspirasi bentuk di gunakan dalam perancangan ini berbentuk sebua buku. hasil perancangan berupa perancangan sekolah tinggi animasi di lamongan dengan tema metafora. dalam perancangan ini penataan ruang luar terdapat tempat parkir,taman, kantin, pos satpam dan gedung perkuliahan. didalam gedung perkuliahan terdapat musholla, ruang kelas, perpustakaan, ruang pengelola, laboratorium dan auditorium. keseluruhan bangunan ini menggunakan 3 zona yaitu zona privat,zona semi privat dan zona public.maka dari itu hasil perancangan ini diharapkan dapat mewadahi bagi para peminat dan bakat yang mendalami dunia peranimasian
KRITIK ‘DEPIKTIF’ARSITEKTUR PADA BANGUNAN ‘MASJID TIBAN’KABUPATEN MALANG Agus Tyas Suryo Putro; Afin Ulul Azmi; Muhammad Koderi W.H.
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 01 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i01.4273

Abstract

Masjid Tiban merupakan bagian dari Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah yang terletak di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Kompleks Masjid Tiban tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah dan pendidikan pesantren, tetapi juga menjadi destinasi wisata religi yang memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Bangunan Masjid Tiban menarik untuk dikaji karena memiliki bentuk arsitektur yang unik, kompleks, dan bertingkat banyak, sehingga menimbulkan ketertarikan terhadap sistem struktur dan konstruksi yang digunakan untuk menopang keseluruhan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau sistem struktur dan konstruksi bangunan Masjid Tiban Kabupaten Malang berdasarkan prinsip-prinsip teknik sipil, meliputi struktur bawah (pondasi), struktur atas (kolom, balok, pelat lantai, dan atap), serta metode pelaksanaan konstruksi yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan observasi lapangan terbatas, dengan pengumpulan data melalui sumber tekstual, dokumentasi gambar, serta pengamatan langsung terhadap elemen bangunan dan material penyusunnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem struktur Masjid Tiban secara umum menggunakan kombinasi antara struktur beton bertulang dan elemen dinding masif yang menopang beban vertikal dan lateral. Konstruksi bangunan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan empiris yang menekankan kekokohan dan kestabilan struktur tanpa mengabaikan aspek estetika. Meskipun sebagian besar proses pembangunan dilakukan secara swadaya, struktur Masjid Tiban menunjukkan kemampuan adaptif terhadap beban bangunan bertingkat dan beban lingkungan sekitar. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami penerapan prinsip-prinsip rekayasa struktur dan konstruksi pada bangunan non-konvensional, serta menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa teknik sipil dalam menganalisis hubungan antara aspek teknis, fungsional, dan sosial dalam suatu karya konstruksi.