Muhammad Noor Asnan
Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI PERBANDINGAN BERBASIS APLIKASI STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG KASUS PERENCANAAN STAFF DOMITORY Muhammad Noor Asnan; Achmad Fadliannoor; Ulwiyah Wahdah Mufassirin Liana; Vebrian Vebrian; Afin Ulul Azmi; muhammad Koderi Hendrik Waluyo
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 5 No 01 (2025): Desember 2024 - Mei 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v5i01.9017

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini dirasakan juga pada bidang teknik sipil, terlihat dari penyelesaian permasalahan pada rekayasa struktur dapat diselesaikan dengan efektif, efisien dan hasil yang aman. Teknologi ini berupa aplikasi-aplikasi perhitungan struktur yang dapat digunakan oleh engineer untuk membantu dalam melakukan pekerjaan. Pada rekayasa struktur, engineer dapat menggunakan aplikasi komputer (software) seperti aplikasi Struktural Analysis Program (SAP 2000) dan Extended Three Dimensional Analysis of Building System (ETABS). Kedua software ini banyak dipakai dalam menganalisis dan mendesain suatu struktur bangunan. Dalam studi perbandingan ini, dilakukan analisa perbandingan dari data perhitungan gaya reaksi perletakan dan rencana penulangan balok atau kolom hasil SAP 2000. Selanjutnya dilakukan analisis menggunakan ETABS. Analisis ini dihitung besaran gaya-gaya dalam pada bangunan gedung Staff domitory. Dalam melakukan perencanaan bangunan gedung, diperlukan data awal sebagai dasar perencanaan meliputi gambar denah, gambar tampak, gambar potongan, dan data mekanikal elektrikal plumbing. Dari hasil analisis didapatkan nilai reaksi perletakan kedua program selisih 21%. Penulangan balok dengan selisih luas penulangan tarik (As) perlu sebesar 26% dan As pasang 42%. Penulangan kolom diperoleh perbedaan As perlu 23% dan As pasang 0,04%. Dapat disimpulkan nilai selisih yang terjadi tidak begitu signifikan dan masih ditoleransi. Dalam perencanaan struktur harus berpedoman pada standar teknis yang terbaru dan mengikuti perkembangan persyaratan bangunan gedung terkini.