Vivid Lucha Deanggi
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Women in Civil Engineering: A Literature Review of Barriers, Stress, and Alignment with the Sustainable Development Goals Syadza Nabila Yusna; Vivid Lucha Deanggi
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 4 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 4 October 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v9i4.7962

Abstract

Research across various countries has shown that women in civil engineering and construction still face barriers that limit their participation and career advancement. These include gender bias, unsafe or inflexible work environments, limited mentorship access, and difficulties balancing work and personal life. Such conditions harm women’s mental health, job satisfaction, and long-term retention in the industry. This study analyzes these challenges and proposes strategies to address them through a qualitative literature review of previous research conducted in several countries, including Indonesia. The review identifies recurring patterns of inequality and examines how these barriers relate to the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly those concerning health and well-being, education, gender equality, and decent work. The findings demonstrate that coordinated, evidence-based efforts involving inclusive workplace policies, equitable leadership, mentorship, and institutional support are crucial for enhancing women’s participation, well-being, and career sustainability. This review highlights that promoting gender equality in civil engineering is not only a matter of social justice but also a key driver of innovation, sustainability, and industry resilience.
Pelatihan Pembuatan Keset dan Selimut dari Baju Bekas di Desa Murangan, Yogyakarta Vivid Lucha Deanggi
Jurnal Abdi Karya Sipil Vol. 1 No. 1: April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jaksi.v1i1.5

Abstract

Desa Murangan, Yogyakarta, menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah pakaian, khususnya baju bekas yang sering kali berakhir di tempat pembuangan. Pelatihan keterampilan membuat keset dan selimut dari baju bekas diharapkan dapat memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat. Pelatihan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif (diskusi, demons-trasi praktik, dan evaluasi). Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta berhasil menciptakan produk yang beragam dan peningkatan pemahaman tentang pentingnya daur ulang. Sebelum pelatihan, hanya 40% peserta yang menyadari dampak negatif limbah tekstil, namun setelah pelatihan, angka ini meningkat menjadi 90%. Meskipun pelatihan berhasil, tantangan dalam pemasaran dan keberlanjutan usaha masih ada, sehingga diperlukan pendampingan lebih lanjut. Program ini menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan mendukung keberlanjutan lingkungan, dan disarankan untuk dilakukan secara berkala dengan variasi materi yang lebih luas.