This Author published in this journals
All Journal Hexagon
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Mitigasi Risiko Pada Pengrajin Pembuatan Parang Menggunakan Metode JSA Dan HOR (Studi Kasus: UD. Parang Tayam): Indonesia Ulfaturrahmi; Debi Julia Sari; Nurul Hudaningsih; Koko Hermanto
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.7109

Abstract

UD. Parang Tayam adalah usaha kecil yang berlokasi di Desa Tarwa, Kecamatan Moyohulu, Kabupaten Sumbawa Besar, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan kapasitas produksi sekitar 10 hingga 12 batu bata merah per hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis langkah-langkah untuk mengurangi insiden kecelakaan kerja dalam proses produksi. Dua metode utama diterapkan: Analisis Keselamatan Pekerjaan (JSA) untuk mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja dan langkah-langkah pencegahannya, serta pendekatan Rumah Risiko (HOR) yang menekankan pencegahan dua tahap. Pada HOR 1, Potensi Risiko Agregat (ARP) digunakan untuk mengevaluasi potensi risiko dan mengidentifikasi faktor risiko prioritas. Sementara itu, pada HOR 2, langkah-langkah mitigasi dirumuskan untuk faktor risiko prioritas tersebut. JSA mengidentifikasi 10 potensi bahaya dari 16 aktivitas kerja. Ini termasuk iritasi mata akibat debu dedak beras, gangguan pernapasan, terpeleset, dan paparan percikan api. Sementara itu, HOR 1 mengidentifikasi enam faktor risiko prioritas (A7, A16, A5, A10, A13, A8) yang memerlukan pengelolaan lebih lanjut. HOR 2 mengembangkan 17 langkah mitigasi risiko dari enam faktor risiko utama, dengan memprioritaskan PA1 yang memiliki nilai ETDk tertinggi (975) sebagai langkah mitigasi utama. Pendekatan ini memungkinkan pengurangan risiko keselamatan dan kesehatan kerja secara efektif dan efisien di UD. Parang Tayam