Yuli Supriani
Universitas Islam Lampung, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL Yuli Supriani; Anisa
Jurnal Dinamika Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2025): Fokus Tematik: Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : CV JK Riset Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/dinamika.2025.v1i1.27

Abstract

Dalam era digitalisasi yang semakin maju, pengembangan kebijakan pendidikan berbasis teknologi digital menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan di berbagai tingkat. Teknologi digital menawarkan solusi inovatif dalam proses pembelajaran, manajemen pendidikan, serta pengembangan kompetensi guru dan peserta didik. Artikel ini mengkaji aspek pengembangan kebijakan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi, termasuk integrasi teknologi dalam sistem pendidikan nasional, tantangan dan peluang yang muncul, serta strategi implementasi yang efektif. Melalui analisis literatur dan studi kasus, artikel ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemangku kepentingan dan pembangunan infrastruktur yang memadai sebagai pondasi keberhasilan kebijakan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengembangan kebijakan pendidikan berbasis teknologi digital sangat bergantung pada kesiapan sumber daya, pelatihan, dan regulasi yang mendukung inovasi.
Pendampingan Komunitas Baca Lansia dalam Meningkatkan Peran Literasi Antargenerasi di Desa Pematang Panggang, Sumatera Selatan M Agus Kurniawan; Suci Hartati; Yuli Supriani; Rachmat Panca Putera; Siska Ayu Anggraini
Bakti Masyarakat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Penguatan Transformasi Sosial Berbasis Pengabdian Masyarakat
Publisher : Bakti Masyarakat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55984/bakti.2025.48

Abstract

Program Pendampingan Komunitas Baca Lansia dalam Meningkatkan Peran Literasi Antargenerasi di Desa Pematang Panggang, Sumatera Selatan, bertujuan mengatasi rendahnya budaya literasi lansia dan terputusnya transmisi pengetahuan antargenerasi. Program ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif berbasis kearifan lokal dengan melibatkan 35 lansia aktif melalui serangkaian kegiatan terstruktur meliputi workshop literasi, storytelling antargenerasi, dan pembentukan perpustakaan komunitas. Metode pelaksanaan mengintegrasikan prinsip andragogi, Participatory Rural Appraisal (PRA), dan community development dengan tahapan observasi, musyawarah dusun, implementasi program, dan evaluasi partisipatif. Hasil program menunjukkan keberhasilan melampaui seluruh target yang ditetapkan: peningkatan kemampuan literasi lansia sebesar 45%, terbentuknya Komunitas Baca Lansia "Pusaka Pematang", terlaksananya 15 sesi storytelling antargenerasi, dan dokumentasi 63 cerita hidup lansia. Program berhasil melahirkan Perpustakaan Komunitas "Warisan Leluhur" dengan 340 koleksi buku, 7 pemimpin lokal baru dari kalangan lansia, serta penurunan isolasi sosial lansia sebesar 58%. Transformasi sosial berkelanjutan tercermin dari munculnya inisiatif mandiri masyarakat dan minat replikasi dari 4 desa tetangga, mengkonfirmasi efektivitas model literasi antargenerasi berbasis komunitas.
Strategic Planning of Islamic Education at Muhammadiyah Terpadu Sendang Agung and SD Muhammadiyah Bandar Jaya Yuli Supriani
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v10i1.6220

Abstract

This study aims to explore and analyze the practice of strategic planning in Islamic education at two Muhammadiyah elementary schools, namely SD Muhammadiyah Terpadu Sendang Agung and SD Muhammadiyah Bandar Jaya. The background of this research departs from the importance of institutional strategies in responding to the challenges of Islamic education in the midst of social, cultural, and national education policy changes. This research uses a qualitative approach with a case study design, involving in-depth interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The results of the study show that both schools have formulated a vision and mission that reflects Islamic values through a participatory process. The main challenges faced include limited resources, the influence of external values, and a weak understanding of strategic management. The implementation of the strategy is carried out through various religious programs and strengthening governance, but its effectiveness depends on leadership and stakeholder involvement. The evaluation of strategies typically takes an administrative approach and lacks long-term evaluative tools. This research emphasizes the importance of a comprehensive strategic evaluation system and the repositioning of policies based on data and Islamic values. These findings make a theoretical and practical contribution to the development of Islamic education management at the primary school level.
Pelatihan Strategi Belajar Mandiri Berbasis Komunitas dan Kearifan Lokal di Kabupaten Lampung Tengah Andre Lesmana; Yuli Supriani; Ahmad Rifai; Lilis Suryani; M. Agus Kurniawan; Nur Aisyah; Wahyu Lestari
Bakti Masyarakat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Pendidikan, Karakter, dan Penguatan Komunitas
Publisher : Bakti Masyarakat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55984/bakti.2026.141

Abstract

Independent learning ability is an essential competence in improving the quality of human resources in an era of rapid change. However, rural communities generally lack adequate independent learning strategies, while rich local wisdom has not been optimally utilized as a learning resource. This community service program aims to develop a training model for independent learning strategies based on local wisdom in five village communities in Central Lampung Regency. The implementation methods included interactive workshops, peer learning groups, individual mentoring, and communal reflection conducted over seven months involving 350 residents, 180 cultural and traditional leaders, and 120 village community administrators. The results showed a 119% increase in independent learning strategies, a 306% increase in the use of local wisdom as learning resources, and a 225% increase in community learning motivation.