Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perbandingan Algoritma Simple Sorting antara Penggunaan Variabel Temporary dan Tanpa Variabel Temporary Achmad Arrosyidi; Didiet Anindita Arnandy
Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi 2022, Vol. 4, No. 4
Publisher : Rektorat Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jsisfotek.v4i4.185

Abstract

Temporary variables used in swapping technique on sorting algorithm. There are alternative swapping techniques uses pairs of + and -, × and / operators in the sorting process. This study aims to determine the duration of the sorting process uses the + and - operator pairs, the × and / operator, and the uses of temporary variables. By knowing the duration, it can determine the performance of each swapping technique. Important of this research it can contribute for advanced research or applied research. Data generated input algorithms in descending and ascending sequence. The input was sorted by 18 types of Bubble, Selection, and Insertion sort algorithm. Output sequence contrary from the data input. Duration sorting process obtained from the end processed time subtract by the start processed time. Sorting duration recapitulated to get the average duration of the sorting process so can be compared between swapping techniques. The test method has run 18 types of Simple sorting algorithms from 10, 50, and 100 data variants. frequency of each variant 10 times tests. The total data used 28,800 of integer types. Result of the average duration test that swapping uses × and / operators 306,236 milliseconds uses + and - operators 294,998 milliseconds, and swapping technique with temporary variables 294,557 milliseconds. The best performance showed by swapping technique uses temporary variables instead of uses pair of + and – operators, also used pair of × and / operators.
Edukasi integrasi dan kolaborasi pekerjaan administratif menggunakan google docs bagi siswa SMK Perdana I Maulana, Yoppy Mirza; Arnandy, Didiet Anindita
TEKMULOGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tmg.v4i1.67814

Abstract

In the information age, computers play an important role in supporting administrative work in organizations. Computers are tools that have great potential to realize the efficiency and effectiveness of administrative work. With computers via an office application software (OAS), administrative work can be carried out in an integrated and collaborative manner. Integration is merging or blending into something whole, while collaboration is the activity of working together with other people to achieve maximum results. However, in fact there are still users who use applications that are not integrated or collaborated, resulting in inefficiency and effectiveness in carrying out administrative work. The OAS that can support the integration and collaboration process is Google Docs. Google Docs is an internet-based OAS that can be used via a computer or Android-based cellphone. Based on the importance of integration and collaboration in administrative work using Google Docs, this service aims to provide education. This education is aimed at students at SMK Perdana I Surabaya majoring in office automation by the needs of the school principal. This education resulted in an increase in insight and practice for 16 participants from 20 or 80%.
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Daring di TK Wijaya pada Era Pandemi Arrosyidi, Achmad; Muvid, Muhamad Basyrul; Arnandy, Didiet Anindita
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i1.12510

Abstract

Pendidikan usia dini penting untuk membentuk karakter anak, termasuk sekolah Taman Kanak-kanak (TK). TK Wijaya sebagai mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menyelenggarakan prose belajar mengajar secara Daring di era Pandemi. Walaupun di TK Wijaya tersedia sarana penunjang pembelajaran Daring seperti komputer, koneksi internet, dan situs web, namun pembelajaran secara Daring masih kurang optimal. Pembelajaran Daring hanya menggunakan fitur video call secara synchronous melalui telepon gengam. Hal ini mengharuskan peserta didik hanya dapat berinteraksi dengan guru di saat video call berlangsung. Guru di TK Wijaya belum mengetahui cara membuat video pembelajaran secara Daring, sehingga sarana penunjang Daring yang ada belum bisa dioptimalkan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berupaya untuk meningkatkan kemampuan guru TK Wijaya melalui pelatihan pembuatan video sebagai media pembelajaran secara Daring yang mengoptimalkan sarana yang dimiliki, agar mutu pembelajaran dapat meningkat. Hasil pelatihan yaitu guru TK Wijaya telah mampu membuat video pembelajaran secara Daring. Video tersebut dapat digunakan sebagai media pembelajara Daring secara synchronous maupun asynchronous.
Pelatihan Basis Data dengan Microsoft Access bagi Siswa SMK Negeri 10 Surabaya Maulana, Yoppy Mirza; Arnandy, Didiet Anindita; Wurijanto, Tutut
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5q1xnf90

Abstract

Penguasaan konsep basis data merupakan bagian penting dari kompetensi teknologi informasi, namun masih banyak peserta yang memiliki pemahaman terbatas mengenai konsep basis data, Data Definition Language (DDL), dan Data Manipulation Language (DML). Untuk mengatasi hal ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan basis data dengan Microsoft Access, yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta, baik dari segi konsep maupun penerapannya. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pelatihan yang terdiri atas tiga tahap utama, meliputi pra pelaksanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Pada fase pra pelaksanaan kegiatan dilakukan penyusunan materi pelatihan, soal latihan, serta pertanyaan pre-test dan post-test. Tahap pelaksanaan mencakup penyampaian materi secara sistematis, diskusi interaktif, dan latihan praktik, di mana peserta didorong untuk berpartisipasi aktif. Proses evaluasi dilakukan dengan menganalisis perbandingan antara hasil pre-test dan post-test serta pengumpulan feedback peserta untuk menilai keberhasilan pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan yang signifikan pada kemampuan praktik peserta, dari rata-rata 27% pada pre-test menjadi 97% pada post-test, dengan tingkat kepuasan peserta berdasarkan feedback mencapai 94%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan kompetensi peserta secara efektif dan signifikan. Dengan demikian, pendekatan terpadu antara penyampaian materi, latihan praktik, dan evaluasi terbukti sebagai strategi yang efektif untuk mencapai tujuan pengabdian masyarakat dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK Negeri 10 di bidang basis data.