Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Influencer Affiliate Marketing Strategies on Generation Z's Purchasing Decisions: An Analysis of Business Communication on the TikTok Platform Zidnal Falah; Naufal Hadi Makarim; Muhammad Irsyad Sabiq; Ferry Darmawan
Interdisciplinary Social Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Regular Issue: April-June 2025
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v4i3.848

Abstract

This study aims to analyze the influence of affiliate marketing strategies carried out by influencers on Generation Z's purchasing decisions on the TikTok platform. Through a qualitative approach with a case study method, data was collected through in-depth interviews with 10 TikTok influencers, questionnaires of 50 Generation Z respondents, content observation, and analysis of related documents. The results show that trust in influencers, content quality, and special offers (such as discounts) are the dominant factors influencing Generation Z's purchasing decisions. Authentic, entertaining, and informational content—such as tutorials or product reviews—has been shown to be more effective in increasing audience engagement than conventional promotions. These findings are in line with previous research that emphasized the importance of transparency and social proof in digital marketing, but this study enriches the literature with a specific focus on the mechanism of affiliate marketing on TikTok. The practical implications of this study include recommendations for businesses to choose influencers that are relevant to the target market, increase content transparency, and take advantage of economic incentives. For academics, this research provides a new perspective on the dynamics of business communication on short content-based social media platforms. The study's main limitation lies in its limited scope on TikTok and Generation Z, so further research is needed to compare the effectiveness of similar strategies on other platforms or different generations.
Adaptasi Komunikasi Pemasaran Digital dalam Menghadapi Pasar yang Dinamis (Studi Kasus pada PT Behaestex melalui Media Sosial Instagram) Muhammad Irsyad Sabiq; Ani Yuningsih; Aning Sofyan
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.7975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk adaptasi komunikasi pemasaran digital PT. Behaestex melalui Instagram, adaptasi pesan dan positioning merek Atlas dan BHS, pengelolaan konten produk, budaya, religiusitas, dan gaya hidup, interaksi serta customer engagement dengan audiens, serta tantangan yang dihadapi perusahaan dalam menghadapi pasar yang dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak internal perusahaan, wawancara triangulasi dengan distributor dan informan komunikasi digital, observasi konten Instagram, dokumentasi, serta kuesioner pendukung kepada konsumen. Data dianalisis secara deskriptif dengan menafsirkan temuan berdasarkan fokus penelitian dan membandingkan data dari berbagai sumber melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Behaestex melakukan adaptasi komunikasi pemasaran digital melalui Instagram dengan menyesuaikan media, pesan, konten, interaksi, dan respons terhadap dinamika pasar industri sarung. Instagram digunakan sebagai media visual dan interaktif untuk memperkenalkan produk, membangun citra merek, menyampaikan nilai budaya dan religiusitas, serta menjalin hubungan dengan audiens. Atlas dikomunikasikan sebagai merek yang lebih dinamis, dekat dengan anak muda, fungsional, dan sesuai untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan BHS dikomunikasikan sebagai merek premium, elegan, eksklusif, dan berprestise. Konten yang memuat unsur budaya, religiusitas, dan gaya hidup terbukti dapat meningkatkan ketertarikan konsumen terhadap merek. Namun, PT. Behaestex masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan interaksi audiens, mengembangkan storytelling yang lebih kuat, menyesuaikan konten dengan Generasi Z, menjaga citra premium BHS, serta menghadapi sensitivitas harga dan daya beli masyarakat. Dengan demikian, adaptasi komunikasi pemasaran digital PT. Behaestex melalui Instagram sudah berjalan cukup baik, tetapi masih perlu diperkuat dari sisi kreativitas konten, interaksi, dan konsistensi identitas merek.