Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

From Tradition to Modernity: Transformation of The Practice of Marriage Agreement in Indonesia Afiq Budiawan; Yahanan Yahanan
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 22 No. 2 (2023): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i1.6022

Abstract

This study aims to analyze the practice of marriage agreements in Indonesia in the perspective of Islamic law and positive law, as well as identify the factors that influence it. The research method used is qualitative with the approach Empirical law, involving interviews with notaries, ministries of the Ministry of Religion, and couples who made a marriage agreement in DKI Jakarta, East Java, Riau, and the Regency/City of Malang. The results showed that marriage agreements in Indonesia are still limited to the separation of assets and are widely carried out by couples with high legal awareness. Factors that influence this practice include economy, education, culture, and modernization. The main recommendation of this research is the need for regulatory renewal in the Marriage and KHI Law so that the marriage agreement can include aspects of the protection of the rights of couples more broadly, as well as further socialization by the Ministry of Religion to change the perception of the community regarding the marriage agreement
Filsafat Kurikulum Pendidikan Islam Ananda Pane; Kholid Jamhuri Harahap; Yahanan Yahanan; Siti Mahmudah Noorhayati
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.140

Abstract

Kurikulum merupakan komponen fundamental dalam sistem pendidikan Islam yang berfungsi sebagai panduan untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep filsafat kurikulum pendidikan Islam, mengidentifikasi landasan-landasan yang mendasarinya, serta menjelaskan prinsip dan asas yang menjadi pedoman pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Metode kajian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan Islam memiliki karakteristik khusus yang berlandaskan pada Al-Qur'an dan Hadis, serta terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman dalam seluruh aspek pendidikan. Landasan kurikulum pendidikan Islam meliputi landasan religius, filosofis, psikologis, sosiologis, dan organisatoris yang saling berkaitan dan melengkapi. Prinsip-prinsip kurikulum pendidikan Islam mencakup keterkaitan dengan ajaran Islam, komprehensif, relevansi, efisiensi, individualitas, dan efektivitas. Sementara itu, asas-asas kurikulum meliputi asas religius, falsafah, psikologis, sosiologis, organisatoris, sosial budaya, dan teknologi. Kurikulum pendidikan Islam yang dikembangkan dengan memperhatikan landasan, prinsip, dan asas tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kompetensi yang diperlukan untuk kehidupan di dunia dan akhirat.
METODE DIALEKTIKA DALAM PENDIDIKAN ISLAM: SINTESIS KLASIK-MODERN MENUJU INSAN KAMIL Aura sufi sabila; Despita Amalina Harahap; Widya Eka Putri Pohan; Siti mahmudah noorhayati; Yahanan Yahanan
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.198

Abstract

Pendidikan Islam kontemporer menghadapi tantangan reduksi fungsi ke aspek kognitif semata, dikotomi ilmu agama-umum, dan krisis identitas moral akibat globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini mengkaji metode dialektika sebagai solusi potensial melalui sintesis tesis-antitesis yang mengintegrasikan pemikiran filsuf Islam klasik (Al-Farabi, Al-Ghazali, Ibnu Sina, Ibnu Khaldun) dengan konteks modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis konseptual terhadap sumber primer dan sekunder terkait filsafat pendidikan Islam dan dialektika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dialektika efektif mengintegrasikan rasionalitas (Al-Farabi) dengan spiritualitas (Al-Ghazali), individualitas dengan sosialitas (Ibnu Khaldun), serta idealisme dengan realisme untuk mencapai keseimbangan ruhani-jasmani-akal menuju pembentukan insan kamil. Implementasi dialektika dalam kurikulum melalui tahap tesis (pengenalan materi), antitesis (diskusi ketegangan), dan sintesis (proyek kreatif) terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis, identitas Islam, dan tanggung jawab sosial siswa, sehingga pelatihan guru PAI menggunakan metode dialektika, pengembangan kurikulum berbasis langkah tesis-antitesis-sintesis, serta penelitian empiris lanjutan untuk validasi implementasi di madrasah Indonesia sangat urgensi.