Roselina Dwi Hormansyah
Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Sosial dan Motivasi Berprestasi Siswa Melalui Aktivitas Interaktif Basti Tetteng; Perdana Kusuma; Roselina Dwi Hormansyah
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i4.78245

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan sosial dan motivasi berprestasi siswa SMP Muhammadiyah Unismuh Makassar melalui pendekatan edukatif yang partisipatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan perkembangan remaja. Program dilaksanakan melalui kombinasi metode ceramah interaktif, diskusi kelompok terstruktur, dan role play yang memungkinkan siswa mengalami langsung berbagai situasi sosial yang menuntut kemampuan komunikasi, empati, dan kolaborasi. Pendekatan ini tidak hanya memberikan pemahaman konseptual mengenai pentingnya keterampilan sosial, tetapi juga memberi ruang bagi siswa untuk mempraktikkannya dalam konteks yang aman dan menyenangkan..Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada beberapa aspek penting. Siswa tampak lebih antusias dalam mengikuti sesi, menunjukkan keberanian untuk menyampaikan pendapat, serta lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan teman sebaya maupun fasilitator. Kemampuan bekerja sama dalam kelompok juga meningkat, terlihat dari cara mereka membagi tugas, menyelesaikan tantangan, serta menghargai kontribusi anggota lain. Selain itu, role play yang diberikan membantu menumbuhkan sikap empatik, di mana siswa mulai mampu memahami perspektif orang lain dan merespons dengan lebih positif.Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan bahwa penguatan keterampilan sosial merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter, peningkatan motivasi belajar, dan pencapaian prestasi akademik. Model edukasi sosial-interaktif seperti ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah sebagai bagian dari strategi pengembangan kompetensi sosial-emosional siswa. Dengan demikian, sekolah mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih suportif, inklusif, dan mendorong tumbuhnya generasi yang adaptif dan berdaya saing.