Regulasi emosi merupakan kemampuan individu untuk mengenali, menilai, dan menyesuaikan respons emosional agar mendukung keberfungsian diri dalam berbagai situasi. Dalam konteks pengasuhan di daycare, caregiver sering menghadapi tantangan berupa perilaku anak yang menantang, seperti tantrum, kesulitan mengikuti arahan, serta resistensi anak saat berpisah dari orang tua. Program Seminar Strategi Regulasi Emosi dirancang untuk meningkatkan kemampuan caregiver dalam mengelola emosi secara adaptif melalui empat tahap, yaitu berbagi pengalaman, pemaparan materi, latihan pernapasan dan mindfulness, serta evaluasi post-test. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa caregiver lebih mampu menerapkan strategi seperti cognitive reappraisal, attentional deployment, dan mindfulness sehingga interaksi dengan anak menjadi lebih responsif dan lingkungan pengasuhan lebih kondusif. Analisis t-test independen menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara skor evaluasi caregiver dan volunteer, yang mengindikasikan kesetaraan kompetensi setelah mengikuti pelatihan. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi regulasi emosi efektif dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan emosi caregiver dan dapat direkomendasikan sebagai bagian penting dari pengembangan profesional di lingkungan daycare. Pelatihan ini juga berpotensi memperkuat kualitas layanan pengasuhan secara keseluruhan, karena caregiver yang mampu mengelola emosinya dengan baik cenderung memberikan dukungan yang lebih stabil, sensitif, dan adaptif terhadap kebutuhan anak pada fase perkembangan awal. Implementasi berkelanjutan dari pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas institusional daycare, meningkatkan kualitas interaksi harian, serta mendukung perkembangan emosional anak secara lebih optimal secara berkesinambungan.