Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PERAWATAN LUKA DIABETES DENGAN TERAPI SULFUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPUNG BARU Martaulina Sinaga; Adriana Bangun; Eka Ristin Tarigan; Putri Yolanda Situmorang; Putri Nadila
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 1 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/em0ntd93

Abstract

Luka diabetes merupakan salah satu komplikasi kronis dari Diabetes Melitus yang sering menimbulkan kecacatan bahkan amputasi apabila tidak dirawat dengan baik. Perawatan luka di rumah memerlukan peran aktif keluarga, namun keterbatasan pengetahuan sering menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa terapi sulfur memiliki potensi sebagai agen penyembuh luka yang efektif, aman, dan mudah diaplikasikan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan keluarga dalam perawatan luka diabetes melalui edukasi dan pelatihan penggunaan terapi sulfur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan 40 keluarga pasien diabetes di wilayah kerja Puskesmas Kampung Baru. Kegiatan terdiri dari penyuluhan, pelatihan praktik, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan keluarga terkait perawatan luka diabetes. Sebanyak 80% peserta mencapai kategori pengetahuan tinggi setelah intervensi edukasi. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan keluarga melalui pendekatan berbasis penelitian dapat meningkatkan kualitas perawatan luka secara mandiri di rumah dan menjadi model edukasi yang dapat direplikasi pada komunitas lain.
ANALISIS DETERMINAN RISIKO KEJADIAN KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR DI RSUP H. ADAM MALIK, MEDAN, INDONESIA: ANALYSIS OF DETERMINANTS OF CERVICAL CANCER RISK AMONG WOMEN OF REPRODUCTIVE AGE AT ADAM MALIK GENERAL HOSPITAL, MEDAN, INDONESIA Sah Marianta Ginting; Memo Nababan; Putri Yolanda Situmorang; Sylvira Rianda
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i2.1083

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker terbanyak keempat di dunia, dengan morbiditas 660.000 kasus baru pada tahun 2022. Pada tahun yang sama, sekitar 94% dari 350.000 kematian yang disebabkan oleh kanker serviks terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Kanker serviks merupakan kanker terbanyak kedua pada perempuan Indonesia, dengan 36.000 kasus baru dan 21.000 kematian setiap tahunnya. Penelitian ini dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur penderita kanker serviks baik rawat inap maupun rawat jalan di RSUP H. Adam Malik Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan chi square dan regresi logistik ganda. Terdapat hubungan faktor risiko usia pertama kali berhubungan seksual (p value 0,003), riwayat penggunanaan kontrasepsi hormonal(0,002), dan jumlah pasangan berhubungan seksual (p value 0,001). Faktor risiko yang paling mempengaruhi terjadinya kanker serviks adalah penggunaan kontrasepsi hormonal (p value = 0,003) Disarankan agar tenaga kesehatan dan dapat meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang faktor risiko yang mempengaruhi kejadian kanker serviks dan pencegahannya