Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRACKING THE COMMITMENT OF LOCAL POLITICAL ELITES IN REVITALIZING PEAT AND MANGROVE ECOSYSTEMS IN RIAU'S COASTAL AREAS Tito Handoko; Hasanuddin; Erdianto; Fadhiilatun Nisa
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 1 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18526121

Abstract

This study critically analyzes the commitment of local political elites on the Riau coast in the revitalization of peat and mangrove ecosystems. With the approach of political ecology and qualitative case study methods, it was found that the commitment displayed was symbolic and instrumental. This is evident from the inconsistency between formal policies and minimal budget allocations, as well as licensing practices that support the extractive industry. Key findings suggest that elite actions are determined more by calculations of economic-political interests tied to the electoral cycle than by authentic ecological sustainability visions.
PEMBUATAN VIDIO DIGITAL MARKETING MAKANAN KERUPUK SAGU KHAS KUANSING Angga pramana; Arum Rovarti Ningsih; Dwi Visti Rurianti; Eko Wahyudi; Rahmadini Payla Juarsa; Jeany Ristia; Chandra Gunawan; Nur Hasnah; Vivin Jenika Putri; Anania Rahmah; Tito Handoko
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.5020

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk secara lebih efektif melalui media online. Penelitian ini bertujuan membuat video digital marketing sebagai sarana promosi kerupuk sagu khas Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang merupakan produk pangan tradisional bernilai ekonomi tinggi. Proses pembuatan video dilakukan melalui tahapan perencanaan konsep, pengambilan gambar, pengeditan, hingga distribusi melalui platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Konten video menonjolkan keunikan bahan baku sagu lokal, proses produksi yang higienis, serta nilai budaya yang melekat pada produk. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penggunaan video digital marketing mampu meningkatkan daya tarik konsumen, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat citra merek kerupuk sagu. Strategi ini diharapkan menjadi langkah efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal di era transformasi digital. Kata kunci: digital marketing, kerupuk sagu, UMKM, Kuantan Singingi, video promosi