Muhammad Adam Ilyasa Alwika Putra
Wijaya Putra University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Wisata Berkelanjutan Melalui Integrasi Nilai Hospitality Dan Literasi Digital Di Kecamatan Gempol, Pasuruan Sri Suprapti; Yurilla Endah Muliatie; Tendi Antopani; Muhammad Adam Ilyasa Alwika Putra; Rizma Mukhidatul Khasanah
Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bhinneka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/dharma.v3i2.2140

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata berkelanjutan di Pemandian Air Panas Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, melalui integrasi nilai hospitality dan literasi digital sebagai bentuk hilirisasi hasil penelitian bidang pariwisata dan pemberdayaan masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya kapasitas sumber daya manusia dalam pelayanan wisata, terbatasnya fasilitas edukatif, serta minimnya pemanfaatan media digital dalam promosi destinasi. Program ini merupakan model integrasi nilai hospitality, literasi, dan digitalisasi yang diimplementasikan secara partisipatif di destinasi wisata berbasis masyarakat Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan identifikasi aset lokal, perencanaan partisipatif, pelatihan, dan evaluasi. Program utama meliputi pendirian pojok baca wisata, pelatihan hospitality bagi pengelola wisata, dan pelatihan promosi digital melalui media sosial serta penerbitan majalah wisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebesar 74%, peningkatan kunjungan ke pojok baca sebesar 60%, serta peningkatan pendapatan UMKM sekitar 15% pascakegiatan. Konten promosi digital mencapai 57.000 tayangan di media sosial. Dampak nyata kegiatan ini terlihat pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pelayanan prima, literasi wisata, dan promosi digital berbasis budaya lokal. Implikasi praktis kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi nilai hospitality, literasi, dan digitalisasi dapat menjadi model pengembangan wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat identitas budaya serta daya saing ekonomi daerah. Hasil kegiatan ini dapat direplikasi pada destinasi wisata serupa untuk memperkuat identitas budaya lokal dan meningkatkan ekonomi kreatif Masyarakat.