Yurilla Endah Muliatie
Wijaya Putra University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Customer Satisfaction of Surabaya Mortuary MUA Services Yurilla Endah Muliatie; Nur Jannah; Dwi Lesno Panglipursari; Rena Febrita Sarie; Nurleila Jum’ati
Jurnal Ilmu Manajemen Advantage Vol. 5 No. 2 (2021): December
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/adv.v5i2.723

Abstract

The development of services is showing a significant increase. This is of course influenced by the complex and diverse needs of the community in an effort to meet their needs. The part of funeral services that cannot be ruled out is make-up services. Mortuary MUA may be a profession that is rarely heard of. This research aim was to determine whether customer experience influence on customer satisfaction in using the mortuary MUA services in Surabaya and also how the five dimensions of customer experience affect customer satisfaction. This study explains the causal relationship or influence between variables through hypothesis testing on certain samples. Population used is all consumers who use mortuary MUA services and the sample totally 60 respondents using Purposive Sampling method. The results shown that: there is a positive effect on the customer experience variable on customer satisfaction for mortuary MUA services in Surabaya. From the dimension of customer experience, it partially affects customer satisfaction and what is influential is the act dimension.
Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular Di Sukoreno, Prigen, Pasuruan Yurilla Endah Muliatie; Rena Febrita Sarie; Tendi Antopani; Deny Namanda Putra; Rofiqo Dian Agustin Handayani; Raditya Herdiansyah; Lungayu Indraswati Paramita; Handi Lambang Prayoga; Siti Alfiah; Kristoforus Danggur; Muhammad Syahfiqul Islam
Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bhinneka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/dharma.v3i2.2139

Abstract

Pengelolaan sampah telah menjadi isu lingkungan yang mendesak di Indonesia, dengan lebih dari 68 juta ton sampah dihasilkan setiap tahunnya, yang sebagian besarnya masih belum terkelola. Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, menghadapi tantangan yang signifikan dalam menangani 2–2,5 ton sampah rumah tangga setiap hari yang tidak dipisahkan di sumbernya, yang mengakibatkan degradasi lingkungan dan risiko kesehatan. Program ini merupakan implementasi pertama dari model bank sampah berbasis ekonomi sirkular dengan integrasi teknologi pemilah sampah di tingkat desa. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat melalui pelatihan pengelolaan sampah berdasarkan konsep ekonomi sirkular, khususnya dengan mendirikan dan mengoperasikan bank sampah berbasis masyarakat. Program ini dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan teknis, implementasi teknologi, dan pendampingan berkelanjutan. Hasilnya menunjukkan peningkatan substansial dalam kesadaran masyarakat, dengan 70% rumah tangga memahami pentingnya pemilahan sampah dan 50% mulai menerapkannya. Pelatihan teknis memungkinkan warga memperoleh keterampilan praktis dalam pengelolaan bank sampah, pengomposan, daur ulang plastik, dan budidaya maggot. Lebih lanjut, pemasangan mesin pemilah sampah dan mesin pencacah plastik, serta pembangunan TPS 3R dan bank sampah desa, secara signifikan meningkatkan kapasitas pengolahan sampah menjadi masing-masing 100 kg sampah per hari dan 500 kg per bulan.
Pengembangan Wisata Berkelanjutan Melalui Integrasi Nilai Hospitality Dan Literasi Digital Di Kecamatan Gempol, Pasuruan Sri Suprapti; Yurilla Endah Muliatie; Tendi Antopani; Muhammad Adam Ilyasa Alwika Putra; Rizma Mukhidatul Khasanah
Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bhinneka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/dharma.v3i2.2140

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata berkelanjutan di Pemandian Air Panas Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, melalui integrasi nilai hospitality dan literasi digital sebagai bentuk hilirisasi hasil penelitian bidang pariwisata dan pemberdayaan masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya kapasitas sumber daya manusia dalam pelayanan wisata, terbatasnya fasilitas edukatif, serta minimnya pemanfaatan media digital dalam promosi destinasi. Program ini merupakan model integrasi nilai hospitality, literasi, dan digitalisasi yang diimplementasikan secara partisipatif di destinasi wisata berbasis masyarakat Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan identifikasi aset lokal, perencanaan partisipatif, pelatihan, dan evaluasi. Program utama meliputi pendirian pojok baca wisata, pelatihan hospitality bagi pengelola wisata, dan pelatihan promosi digital melalui media sosial serta penerbitan majalah wisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebesar 74%, peningkatan kunjungan ke pojok baca sebesar 60%, serta peningkatan pendapatan UMKM sekitar 15% pascakegiatan. Konten promosi digital mencapai 57.000 tayangan di media sosial. Dampak nyata kegiatan ini terlihat pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pelayanan prima, literasi wisata, dan promosi digital berbasis budaya lokal. Implikasi praktis kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi nilai hospitality, literasi, dan digitalisasi dapat menjadi model pengembangan wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat identitas budaya serta daya saing ekonomi daerah. Hasil kegiatan ini dapat direplikasi pada destinasi wisata serupa untuk memperkuat identitas budaya lokal dan meningkatkan ekonomi kreatif Masyarakat.