Syamsir Syamsir
Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dinamika Konflik Antara Korporasi Dan Masyarakat Adat di Kota Padang: Studi Kasus Pergeseran Isu dari Identitas Ke Ekonomi Pada Sengketa Tanah Ulayat PT Semen Padang” Manajemen Konflik Olivia Viola Ananda; Syamsir Syamsir; Lusyiana Andhica; Aqila Zakira; Dipa Daser; Najla Afifah Aprilia; Nabilla Eka Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik tanah ulayat antara PT Semen Padang dan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan di Kota Padang, Sumatera Barat, dengan fokus pada pergeseran isu konflik dari identitas menuju kepentingan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis dokumen, observasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik bermula dari pengabaian persetujuan adat dalam penerbitan izin penambangan, yang kemudian memunculkan resistensi masyarakat berbasis identitas dan kedaulatan adat. Namun, dinamika konflik memperlihatkan transformasi isu menuju tuntutan kompensasi finansial, yang mengindikasikan terjadinya komodifikasi nilai adat. Selain itu, penelitian mengungkap bahwa berkurangnya legitimasi lembaga adat serta maladministrasi dalam proses kompensasi turut memperbesar eskalasi konflik, termasuk lahirnya dualisme kepemimpinan adat. Penelitian ini menegaskan bahwa penyelesaian konflik tanah ulayat tidak dapat dilakukan hanya melalui pendekatan legal dan birokratis, melainkan memerlukan pendekatan dialogis, partisipatif, serta revitalisasi kelembagaan adat untuk menciptakan penyelesaian yang adil dan berkelanjutan.
Digitalisasi Pelayanan dan Integrasi Data sebagai Wujud Transformasi Layanan di BPS Provinsi Sumatera Barat Anisa Putri; Syamsir Syamsir; Chika Mardias Futri; Devita Wulandari; Dwi Aulia Fitri; Laura Amelia Rahma; Salsabil Husnah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi pelayanan dan integrasi data dalam sektor publik telah diteliti di berbagai konteks, namun kajian yang secara khusus menganalisis implementasinya pada tingkat instansi daerah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana digitalisasi pelayanan dan integrasi data diterapkan di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat serta menilai dampaknya terhadap efisiensi layanan dan kinerja organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan dua informan kunci yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa digitalisasi layanan membentuk sistem pelayanan terpadu yang meningkatkan kecepatan, aksesibilitas, dan transparansi dalam penyediaan data statistik. Integrasi data melalui berbagai aplikasi internal memperkuat akurasi informasi, efektivitas koordinasi antarbidang, serta akuntabilitas kinerja pegawai. Temuan ini berkontribusi pada penguatan teori digital public management dan memberikan pemahaman baru mengenai praktik data-driven governance di lingkungan instansi daerah. Penelitian menegaskan pentingnya kompetensi SDM dan kesiapan infrastruktur sebagai faktor kunci keberhasilan transformasi digital, serta merekomendasikan peningkatan pelatihan dan penguatan sistem pendukung untuk keberlanjutan digitalisasi layanan.
Ketimpangan Pengelolaan Sampah di Kota Padang masalah Kesadaran Masyarakat dan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Aisyah Rahmadani; Angel Tri Anjani; Devita Wulandari; Novia Fariyani; Regina Amyus; Yohana Yohana; Syamsir Syamsir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas ketimpangan pengelolaan sampah di Kota Padang yang dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran masyarakat serta kinerja Dinas Lingkungan Hidup yang belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab ketimpangan tersebut serta mengevaluasi efektivitas peran institusi dan partisipasi masyarakat dalam sistem pengelolaan sampah. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi lapangan, dan telaah dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pengelolaan sampah terutama dipicu oleh kurangnya edukasi lingkungan, perilaku masyarakat yang belum konsisten dalam memilah dan membuang sampah, serta keterbatasan kapasitas operasional Dinas Lingkungan Hidup, termasuk sarana prasarana dan pengawasan. Temuan ini menegaskan perlunya strategi kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kota Padang.
Manajemen Konflik di Kementerian Perdagangan: Implementasi, Tantangan, dan Upaya Penyelesaian dalam Mendukung Tata Kelola Birokrasi Hawa Dwi Pitrisia; Zahratul Khairia; Syalwa Prasauma Armeni; Sukma Julita; Syamsir Syamsir; Deti Rahmah Hidayati; Zinatul Hayati Eka Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas implementasi manajemen konflik di Kementerian Perdagangan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola birokrasi yang responsif dan akuntabel. Berbagai strategi diterapkan, mulai dari penguatan komunikasi internal, digitalisasi layanan, hingga penerapan regulasi dan budaya kerja kolaboratif. Namun, implementasi tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan seperti struktur birokrasi yang hierarkis, kesenjangan kompetensi pegawai, dan keterbatasan integrasi sistem digital. Upaya penyelesaian konflik juga dilakukan melalui mekanisme Online Dispute Resolution (ODR), SOP, serta pendekatan mediasi untuk memastikan pelayanan publik berjalan efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen konflik yang efektif membutuhkan kombinasi instrumen teknis, peningkatan kapasitas aparatur, dan komitmen perubahan budaya organisasi.