Revatus Sofiah
Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Era Modern dan Peran Pendidikan Islam Mizan Sul Amalia Latjuba; Ainun Rahma; Melviana Melviana; Nurhayati Nurhayati; Revatus Sofiah; Fauzia Fauzia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era modern telah membawa kemajuan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Namun, kemajuan tersebut juga memunculkan tantangan serius yang meliputi krisis moral, degradasi nilai spiritual, kesenjangan sosial-ekonomi, penyalahgunaan teknologi digital, serta lemahnya budaya riset di kalangan generasi muda. Artikel ini bertujuan mengkaji tantangan perkembangan ilmu di era modern serta menganalisis peran pendidikan Islam sebagai fondasi moral dan spiritual dalam menghadapi berbagai persoalan tersebut. Melalui pendekatan studi literatur, artikel ini menemukan bahwa pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter ilmiah, mengintegrasikan ilmu agama dan sains modern, memperkuat etika digital, serta menghidupkan kembali tradisi keilmuan Islam. Dengan memperkuat kurikulum integratif dan keteladanan pendidik, pendidikan Islam berpeluang besar menjadi solusi bagi tantangan modernitas dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Filosofi di Balik Ilmu Sosial: Menyelami Fenomenologi, Hermeneutika, Teori Kritis, dan Multikulturalisme Revatus Sofiah; Fauzia Fauzia; Nurhayati Nurhayati; Ainun Rahma; Melviana Melviana; Mizan Sul Amalia Latjuba
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dasar filosofis ilmu sosial melalui lensa fenomenologi, hermeneutika, teori kritis, serta gagasan multikulturalisme. Pendekatan fenomenologi dimanfaatkan untuk menangkap pengalaman pribadi individu di lingkungan sosial, sementara hermeneutika membantu mengurai arti dari teks dan perilaku sosial. Teori kritis menyediakan sudut pandang analitis guna mengkritik kekuatan terselubung dan ideologi yang memengaruhi hubungan sosial. Di sisi lain, multikulturalisme menggarisbawahi nilai keragaman budaya serta interaksi antar-kelompok dalam masyarakat. Metodologi yang diterapkan bersifat kualitatif deskriptif, yang difokuskan pada penggambaran dan analisis mendalam fenomena sosial melalui data non-kuantitatif. Kajian ini menghasilkan wawasan menyeluruh tentang peran filosofi dalam memperkaya studi ilmu sosial, sekaligus mendorong pandangan yang inklusif dan reflektif terhadap perubahan sosial masa kini.