Rizki Syafril
Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kolaborasi Strategis Antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dengan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia Asthy Perdana Putri; Ghea Febrina; Rizki Syafril
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji kolaborasi strategis antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Fokus utama adalah pengelolaan data kependudukan yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan lintas sektor, termasuk pengelolaan lingkungan dan konservasi sumber daya alam. Peran kelembagaan dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam memastikan keberlanjutan data dan kebijakan yang dihasilkan, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan efektif. Artikel ini menyoroti tantangan ekologis seperti deforestasi dan fragmentasi ekosistem yang memerlukan kebijakan terintegrasi dan partisipatif. Interaksi antara kepadatan penduduk dan dampaknya terhadap lingkungan menuntut strategi adaptasi inovatif dan kolaboratif. Implementasi tata kelola yang efektif melalui kolaborasi multi-stakeholder menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan Indonesia secara bersamaan.
Peran Data Kependudukan dan Tata Kelola Hutan dalam Pembangunan Berkelanjutan Hadana Zahwa; Hawa Dwi Pitrisia; Rizki Syafril
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk, dinamika sosial, dan perubahan tata guna lahan menjadi tantangan utama pembangunan di Indonesia. Data kependudukan berperan sebagai dasar perencanaan pembangunan, sementara tata kelola hutan memastikan keberlanjutan sumber daya alam dan ruang hidup. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara administrasi kependudukan, tata kelola hutan, serta interaksi keduanya dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan di BKKBN dan KLHK, studi dokumen, serta kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi kependudukan melalui SIAK, KTP-el, dan data keluarga telah meningkatkan akurasi data, namun masih menghadapi kendala kesenjangan infrastruktur dan kualitas SDM. Sementara itu, tata kelola hutan KLHK melalui RKTN, RKTP, RPHJP/KPH, serta program perhutanan sosial seluas 8,32 juta ha menunjukkan arah kebijakan yang partisipatif dan berlapis. Artikel ini menegaskan bahwa integrasi data kependudukan dengan kebijakan tata kelola hutan sangat krusial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, terutama pada aspek adaptasi penduduk, pengendalian ruang, dan mitigasi tekanan ekologis.