Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Representasi Budaya Arab dalam Konten Dakwah Indonesia yang Menggunakan Simbol dan Bahasa Arab: Kajian Antropolinguistik Arab Nur Fadillah; Khairun Nazwa; Nursukma Suri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas representasi budaya Arab dalam konten dakwah digital Indonesia, khususnya pada platform TikTok, melalui perspektif antropolinguistik. Bahasa Arab dan simbol-simbol budaya Arab seperti kaligrafi, pakaian khas Timur Tengah, serta atribut visual lainnya semakin sering digunakan oleh pendakwah sebagai strategi semiotik dan performatif untuk membangun otoritas religius serta identitas Arab-Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi pada konten dakwah tahun 2024–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Arab berfungsi sebagai penanda otoritas spiritual, sementara simbol budaya Arab direproduksi untuk membangun citra dakwah yang religius dan kredibel. Praktik multimodal melalui gestur, ekspresi, dan integrasi bahasa Indonesia–Arab memperkuat identitas keislaman dalam ruang digital. Penelitian ini menegaskan bahwa representasi Arab dalam dakwah digital bukan hanya fenomena estetis, tetapi juga praktik budaya yang menegosiasikan identitas, otoritas, dan solidaritas keagamaan di kalangan audiens Muslim Indonesia.
REPRESENTASI IDENTITAS SOSIAL DALAM KONTEN DAKWAH RISALAH AMAR TENTANG PALESTINA: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Zulfan; Nur Fadillah; Fatimatuzzahra Nasution
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 24 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v24i2.14519

Abstract

This study aims to analyze the representation of social identity in the digital da'wah content of the Risalah Amar account, which focuses on humanitarian issues in Palestine. This study uses a sociolinguistic approach, incorporating Hymes' (1974) theory of the SPEAKING model, Halliday's (1978) theory of language functions, and Hall's (1997) theory of social representation. The method employed is descriptive qualitative, using observation, note-taking, and documentation techniques for data in the form of videos, captions, and audience comments on Instagram. The results show that the language in Risalah Amar's da'wah content functions as a means of constructing a social identity that represents religious values, humanitarian solidarity, and global awareness. The choice of religious terms such as "syuhada" and "Ashabul Kahfi" serves to reinforce spiritual and ideological meanings. Furthermore, audience interaction in the comments section reflects the emotional involvement and collective solidarity of Muslims with the Palestinian issue. Thus, digital da'wah serves not only as a medium for disseminating religious values ??but also as an arena for constructing social identity and transnational solidarity through linguistic and symbolic practices in the digital space.