Penelitian ini penerapan teknik ecoprint di PAUD Ar Rayyan Darussalam Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak, terdiri dari 4 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kegiatan ecoprint dilakukan dengan cara bermain yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini, yaitu anak diajak memilih daun atau bunga dari lingkungan sekitar, menyusun dan menata bahan tersebut di atas kain, kemudian menutupnya dan memukulnya secara perlahan menggunakan palu kecil hingga pigmen alami berpindah ke kain. Selama proses ini, anak dibimbing untuk mengoordinasikan gerakan mata dan tangan saat meletakkan, menempel, serta memukul bahan ecoprint, sehingga kegiatan berlangsung aman, menyenangkan, dan bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat secara signifikan setelah diterapkannya kegiatan ecoprint. Pada tahap pra-siklus, sebagian besar anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB). Setelah pelaksanaan siklus I, kemampuan anak meningkat ke kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan pada siklus II sebagian besar anak telah mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan demikian, teknik ecoprint terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini, sekaligus menumbuhkan kreativitas, kesabaran, dan kepedulian terhadap lingkungan.