Pembelajaran tata busana teater merupakan kompetensi penting dalam pendidikan seni, yang melibatkan keterampilan teknis seperti menjahit dan desain, serta pemahaman interpretasi karakter, konteks cerita, dan unsur estetika dalam pertunjukan teater. Namun, tantangan seperti kreativitas siswa yang rendah, fasilitas terbatas, dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru sering muncul. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembelajaran tata busana teater menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) di SMKN 1 Pandeglang. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari guru mata pelajaran dan siswa kelas XI Tata Busana. Hasil menunjukkan bahwa PjBL memungkinkan siswa terlibat aktif dalam merancang, memproduksi, dan mengevaluasi kostum teater, meningkatkan kreativitas, kolaborasi, dan keterampilan teknis. Siswa juga memperoleh pengalaman autentik yang mendekati lingkungan kerja profesional melalui pembagian tugas, diskusi kelompok, dan presentasi proyek. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan kurikulum vokasional seni pertunjukan. Rekomendasi penelitian ini adalah implementasi PjBL dapat dilanjutkan dengan penyesuaian jadwal dan fasilitas untuk hasil yang lebih optimal, serta direkomendasikan sebagai model pembelajaran vokasional seni pertunjukan.