Shifa Alya Nafisa
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Strategi Pembelajaran Problem Based Learning pada Pembelajaran Fikih di Kelas XI MAN 1 Medan Arlina Arlina; Shifa Alya Nafisa; Nur Citra Naadirah Br Tarigan; Amir Khairi Armah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran Fikih di MAN 1 Medan serta menilai dampaknya terhadap keaktifan dan kemampuan berpikir siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI yang mengampu mata pelajaran Fikih dan siswa kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning berjalan cukup efektif, ditandai dengan meningkatnya keterlibatan siswa dalam mengidentifikasi masalah, berdiskusi, dan menyusun solusi berdasarkan dalil serta konsep fikih yang relevan dengan materi pembelajaran. Siswa terlihat lebih aktif menyampaikan pendapat, bertanya, serta menghubungkan persoalan yang diberikan dengan situasi nyata yang mereka pahami. Wawancara dengan siswa memperlihatkan bahwa pembelajaran berbasis masalah membantu mereka memahami materi fikih secara lebih runtut dan bermakna, karena proses belajar dimulai dari contoh persoalan yang dekat dengan pengalaman mereka. Observasi kelas juga menunjukkan bahwa Problem Based Learning mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan kolaboratif, sementara guru berperan sebagai fasilitator yang menjaga alur diskusi tetap terarah. Beberapa kendala yang muncul meliputi perbedaan kemampuan siswa dalam menganalisis masalah serta kebutuhan waktu yang lebih panjang untuk menyelesaikan setiap tahap pembelajaran. Meskipun demikian, strategi ini secara keseluruhan mampu meningkatkan motivasi belajar, interaksi, dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Fikih.
ACADEMIC BURNOUT PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DWI TUNGGAL DAN STRATEGI PENANGANANNYA MELALUI BIMBINGAN KONSELING ISLAM Shifa Alya Nafisa; Patma Aulia; Nisaul Husna; Muhammad Ananda Azhari Pratama Sembiring; Hazral Noval Al-Hilal; Ifroh Ramadhon Siregar; Ilham Maha Putra; Akhir Pardamean Harahap
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.12271

Abstract

Academic burnout is a condition of physical, emotional, and mental exhaustion experienced by students due to high academic demands. This study aimed to describe the condition of academic burnout among students at Dwi Tunggal Senior High School, identify its contributing factors, and examine strategies for addressing it through Islamic Guidance and Counseling. This research employed a descriptive qualitative approach involving guidance and counseling teachers, homeroom teachers, and students who exhibited symptoms of academic burnout, selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation. The findings revealed that students experienced academic burnout characterized by learning fatigue, academic exhaustion, decreased concentration, and low learning motivation. Contributing factors included high academic demands, low self-efficacy, limited stress management skills, and inadequate social support. Intervention strategies were implemented through individual counseling, group guidance, and reinforcement of Islamic values. This study concludes that Islamic Guidance and Counseling is effective in reducing academic burnout while simultaneously fostering students' self-resilience and emotional balance. ABSTRAK Academic burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang dialami siswa akibat tingginya tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi academic burnout pada siswa SMA Dwi Tunggal, mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, serta mengkaji strategi penanganannya melalui Bimbingan Konseling Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang terdiri atas guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, dan siswa yang menunjukkan gejala academic burnout, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami academic burnout yang ditandai dengan kelelahan belajar, kejenuhan akademik, menurunnya konsentrasi, dan rendahnya motivasi belajar. Faktor penyebabnya meliputi tingginya tuntutan akademik, rendahnya efikasi diri, kurangnya kemampuan manajemen stres, dan minimnya dukungan sosial. Strategi penanganan dilakukan melalui layanan konseling individu, bimbingan kelompok, serta penguatan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bimbingan Konseling Islam efektif membantu mengurangi academic burnout sekaligus membentuk ketahanan diri dan keseimbangan emosional siswa.