Indika Juang Putra
UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Penggunaan E-Commerce Pada Usaha Mikro di Pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi dalam Menghadapi Persaingan di Era Ekonomi Digital: Perspektif Ekonomi Islam Iin Inaiyah; Indika Juang Putra; Khadijah Nurani; Yenty Astarie Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36037

Abstract

Perkembangan e-commerce telah mengubah dinamika usaha mikro di Pasar Aur Kuning, Kota Bukittinggi, pusat grosir tekstil terbesar di Sumatera Barat dengan memperluas akses pasar sekaligus memperketat persaingan di era ekonomi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan e-commerce terhadap usaha mikro di lokasi tersebut dalam menghadapi persaingan digital, serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat implementasinya sesuai prinsip syariah, dengan menggunakan kerangka Maqashid Syariah sebagai alat evaluasi normatif. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif, dengan data primer diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh pedagang yang telah mengadopsi platform e-commerce, dilengkapi observasi dan analisis dokumen pendukung. Pendekatan ini memastikan triangulasi data untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce meningkatkan akses pasar lintas wilayah dan mendukung pendapatan halal (hifz al-mal), namun terkendala biaya operasional tambahan serta risiko gharar akibat ketidakpastian pengiriman. Dalam kerangka Maqashid Syariah, e-commerce memenuhi hifz al-din melalui transparansi transaksi, hifz al-nafs melalui pelayanan responsif, hifz al-aql melalui inovasi pemasaran seperti live streaming, hifz al-nasl melalui promosi budaya lokal, dan hifz al-mal melalui keberlanjutan ekonomi, meskipun literasi syariah masih rendah di kalangan pedagang. Faktor pendorong mencakup peluang ekspansi pasar dan inovasi digital, sementara penghambat utama adalah rendahnya literasi digital serta infrastruktur internet yang tidak stabil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-commerce yang selaras dengan prinsip syariah berpotensi meningkatkan daya saing dan keberkahan usaha mikro, dengan implikasi kebijakan berupa rekomendasi pelatihan literasi digital terintegrasi etika Islam serta peningkatan infrastruktur konektivitas oleh pemerintah daerah untuk mendukung keberlanjutan sektor ini.
Konsep dan Teori Uang Menurut Ibnu Khaldun Yusuf Sodikhul Anwar; Febry Saputra; Muhammad Rais; Indika Juang Putra
UANG: Journal of Fiscal and Monetary Studies Vol. 1 No. 1 (2025): June
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Manarul Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibnu Khaldun, seorang pemikir ekonomi Islam klasik, memiliki pandangan yang unik tentang konsep uang dalam masyarakat. Dalam karyanya, Muqaddimah, Ibnu Khaldun membahas tentang peran uang dalam perekonomian dan bagaimana uang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep uang menurut Ibnu Khaldun dan implikasinya terhadap perekonomian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Khaldun memandang uang sebagai alat tukar yang dapat memfasilitasi perdagangan dan meningkatkan efisiensi ekonomi. Namun, ia juga menekankan pentingnya stabilitas nilai uang dan menghindari inflasi. Pemikiran Ibnu Khaldun tentang uang masih relevan hingga saat ini dan dapat menjadi acuan bagi pengembangan ekonomi Islam yang lebih baik. Ibn Khaldun, a classical Islamic economic thinker, has a unique perspective on the concept of money in society. In his work, Muqaddimah, Ibn Khaldun discusses the role of money in the economy and how it can affect economic stability. This study aims to analyze Ibn Khaldun's concept of money and its implications for the economy. The results show that Ibn Khaldun views money as a medium of exchange that can facilitate trade and increase economic efficiency. However, he also emphasizes the importance of maintaining the stability of money's value and avoiding inflation. Ibn Khaldun's thoughts on money remain relevant today and can serve as a reference for the development of better Islamic economics.