Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja dan Jumlah Anak terhadap Kinerja Pegawai Wanita PNS di Pemko Bukittinggi Muhammad Rais
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v4i1.603

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh lingkungan kerja dan jumlah anak terhadap perempuan yang bekerja sebagai PNS di Pemko Bukittinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perempuan yang bekerja sebagai PNS pada Pemerintah Kota Bukittinggi, sedangkan sampel pada penelitian ini berjumlah 80 orang perempuan yang bekerja sebagai PNS pada Pemerintah Kota Bukittinggi yang ditemui langsung atau diberikan Google oleh peneliti. . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bantuan aplikasi SPSS dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Sebelum dianalisis digunakan uji asumsi klasik agar hasil regresi pada penelitian ini mempunyai estimasi yang tepat, tidak bias dan konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja memberikan pengaruh positif sedangkan jumlah anak memberikan pengaruh negatif terhadap perempuan yang bekerja sebagai PNS di pemerintahan Bukittinggi.
Konsep dan Teori Uang Menurut Ibnu Khaldun Yusuf Sodikhul Anwar; Febry Saputra; Muhammad Rais; Indika Juang Putra
UANG: Journal of Fiscal and Monetary Studies Vol. 1 No. 1 (2025): June
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Manarul Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibnu Khaldun, seorang pemikir ekonomi Islam klasik, memiliki pandangan yang unik tentang konsep uang dalam masyarakat. Dalam karyanya, Muqaddimah, Ibnu Khaldun membahas tentang peran uang dalam perekonomian dan bagaimana uang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep uang menurut Ibnu Khaldun dan implikasinya terhadap perekonomian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Khaldun memandang uang sebagai alat tukar yang dapat memfasilitasi perdagangan dan meningkatkan efisiensi ekonomi. Namun, ia juga menekankan pentingnya stabilitas nilai uang dan menghindari inflasi. Pemikiran Ibnu Khaldun tentang uang masih relevan hingga saat ini dan dapat menjadi acuan bagi pengembangan ekonomi Islam yang lebih baik. Ibn Khaldun, a classical Islamic economic thinker, has a unique perspective on the concept of money in society. In his work, Muqaddimah, Ibn Khaldun discusses the role of money in the economy and how it can affect economic stability. This study aims to analyze Ibn Khaldun's concept of money and its implications for the economy. The results show that Ibn Khaldun views money as a medium of exchange that can facilitate trade and increase economic efficiency. However, he also emphasizes the importance of maintaining the stability of money's value and avoiding inflation. Ibn Khaldun's thoughts on money remain relevant today and can serve as a reference for the development of better Islamic economics.
FUTURES GOLD WAQF ACCOUNTING: CHALLENGES AND OPPORTUNITIES IN SHARIA FINANCIAL REPORTING Santi Deswita; Himmatul Khairi; Septria Susanti; Muhammad Rais
Ad Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 10 No 01 (2026): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ad.v10i01.9968

Abstract

Term gold waqf is an innovative waqf practice that has developed in society with the aim of increasing the productive potential of waqf assets. However, the application of accounting for term gold waqf still faces challenges in sharia financial reporting. This article aims to describe and analyze the challenges and opportunities in sharia financial reporting for term gold waqf. The method used is a descriptive qualitative study. The research findings indicate that the main challenge in Islamic financial reporting is the absence of specific reporting standards governing the recognition, measurement, presentation, and reporting of gold endowment futures. Additionally, the lack of human resource competence in Islamic accounting, as well as gold price fluctuations, pose challenges for endowment management institutions. On the other hand, there are also opportunities to improve Islamic financial literacy, namely through regulatory support or the development of PSAK 112 in line with contemporary waqf practices. The potential for partnerships between waqf management institutions and Islamic financial institutions, as well as Islamic financial reporting based on Fintech, provides opportunities for accounting for gold waqf. This research is expected to serve as a foundation for the development of accounting standards, particularly PSAK 112, and as a technical guideline for the recognition, measurement, presentation, and disclosure of accountable and sharia-compliant gold wakaf futures