Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja dan Jumlah Anak terhadap Kinerja Pegawai Wanita PNS di Pemko Bukittinggi Muhammad Rais
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v4i1.603

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh lingkungan kerja dan jumlah anak terhadap perempuan yang bekerja sebagai PNS di Pemko Bukittinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perempuan yang bekerja sebagai PNS pada Pemerintah Kota Bukittinggi, sedangkan sampel pada penelitian ini berjumlah 80 orang perempuan yang bekerja sebagai PNS pada Pemerintah Kota Bukittinggi yang ditemui langsung atau diberikan Google oleh peneliti. . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bantuan aplikasi SPSS dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Sebelum dianalisis digunakan uji asumsi klasik agar hasil regresi pada penelitian ini mempunyai estimasi yang tepat, tidak bias dan konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja memberikan pengaruh positif sedangkan jumlah anak memberikan pengaruh negatif terhadap perempuan yang bekerja sebagai PNS di pemerintahan Bukittinggi.
Analisis Kesejahteraan Ekonomi Petani Sayuran Menurut Perspektif Ekonomi Islam di Nagari Sungai Pua Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam M. Abiyyu Alfarid; Muhammad Rais; Awaluddin Awaluddin; Faisal Hidayat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36353

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penurunan luas lahan dan jumlah produksi komoditas sayuran seperti daun bawang, kembang kol, kubis, dan wortel. Fenomena ini menyebabkan pendapatan dari bertani sayuran tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari sehingga berpengaruh pada kesejahteraan ekonomi petani sayuran. Selain itu juga ditemukan kondisi beberapa rumah petani sayuran masih bersifat semi permanen. Penelitian ini bertujuan menelaah tingkat kesejahteraan ekonomi petani sayuran di Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, melalui perspektif ekonomi Islam, menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif. Data dikumpulkan dari sumber primer melalui kuesioner serta data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Pemerintah Nagari Sungai Pua, dan Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Sungai Pua, kemudian dianalisis dengan metode Miles dan Huberman yang mencakup reduksi,penyajian,danpenarikan kesimpulan. Hasil analisis mengungkap bahwa dari sisi pendapatan rumah tangga, petani sayuran di wilayah tersebut belum tergolong sejahtera, namun dalam hal pengeluaran rumah tangga, pendidikan, kesehatan, dan kualitas hunian mereka telah mencapai kondisi sejahtera. Selain itu, dari sudut pandang maqashid syariah, mereka dinilai sejahtera karena konsisten memelihara prinsip-prinsip fundamental seperti pemeliharaan agama, keselamatan jiwa, pengembangan akal, dan perlindungan harta.
Konsep dan Teori Uang Menurut Ibnu Khaldun Yusuf Sodikhul Anwar; Febry Saputra; Muhammad Rais; Indika Juang Putra
UANG: Journal of Fiscal and Monetary Studies Vol. 1 No. 1 (2025): June
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Manarul Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibnu Khaldun, seorang pemikir ekonomi Islam klasik, memiliki pandangan yang unik tentang konsep uang dalam masyarakat. Dalam karyanya, Muqaddimah, Ibnu Khaldun membahas tentang peran uang dalam perekonomian dan bagaimana uang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep uang menurut Ibnu Khaldun dan implikasinya terhadap perekonomian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Khaldun memandang uang sebagai alat tukar yang dapat memfasilitasi perdagangan dan meningkatkan efisiensi ekonomi. Namun, ia juga menekankan pentingnya stabilitas nilai uang dan menghindari inflasi. Pemikiran Ibnu Khaldun tentang uang masih relevan hingga saat ini dan dapat menjadi acuan bagi pengembangan ekonomi Islam yang lebih baik. Ibn Khaldun, a classical Islamic economic thinker, has a unique perspective on the concept of money in society. In his work, Muqaddimah, Ibn Khaldun discusses the role of money in the economy and how it can affect economic stability. This study aims to analyze Ibn Khaldun's concept of money and its implications for the economy. The results show that Ibn Khaldun views money as a medium of exchange that can facilitate trade and increase economic efficiency. However, he also emphasizes the importance of maintaining the stability of money's value and avoiding inflation. Ibn Khaldun's thoughts on money remain relevant today and can serve as a reference for the development of better Islamic economics.